Merencanakan Keuangan
Level 1: Kebutuhan Hidup

profits-618373_1920Perencanaan keuangan dalam kehidupan pribadi maupun berumah tangga seringkali menjadi momok yang menakutkan sebagian besar orang. Kebanyakan karena kita berpikir bahwa merencanakan keuangan itu rumit, dan akhirnya memilih opsi menjalani hidup hari demi hari saja. Padahal dalam jangka panjang, kebiasaan tidak perduli dengan kondisi keuangan ini bisa menjadi bumerang bagi diri sendiri di hari tua. Artikel ini akan mencoba menjelaskan dasar-dasar dari perencanaan keuangan secara sederhana.

Pada dasarnya ada 5 level dalam perencanaan keuangan yang bisa kita jadikan acuan. Level pertama dari perencanaan keuangan yang paling mendasar adalah mengatur kebutuhan hidup terlebih dahulu sebelum melangkah ke langkah yang lain.

Kebutuhan hidup manusia, seperti kita tahu, terbagi menjadi 3 kebutuhan dasar. Yaitu sandang (pakaian), pangan (makan), dan papan (tempat tinggal). Besarnya kebutuhan ini bervariasi tergantung apakah orang tersebut sudah berumah tangga atau belum. Perhatikan dan penuhi kebutuhan Anda yang benar-benar mendasar terlebih dahulu sebelum berpikir ke hal-hal lain.

Belilah pakaian yang memang mendukung pekerjaan Anda terlebih dahulu dan jangan mudah tergiur oleh diskon. Atau aturlah waktu belanja pakaian Anda hanya ketika waktu ada diskon. Tentukan dan sisihkan bujet membeli baju Anda setiap bulan dan belanjakan hanya pada saat tertentu, misalnya ketika awal, tengah, dan akhir tahun.

Trik ini selain mencegah Anda menjadi pembeli impulsif, Anda juga terlatih untuk merencanakan pakaian seperti apa yang Anda beli dan untuk apa. Sehingga tidak terasa Anda akan memiliki koleksi pakaian yang lengkap untuk segala acara, baik itu kantor, pesta, maupun rekreasi, tanpa harus membeli membabi buta.

Kemudian dalam hal makan, tentukan bujet harian yang masuk akal bagi Anda, lalu kemudian kalikan sebulan dan jangan diganggu gugat. Untuk yang sudah berkeluarga, tentukan bujet belanja harian dan disiplinkan diri untuk patuh pada bujet tersebut. Kalau memungkinkan, alokasikan dana untuk rekreasi seperti makan di luar dengan keluarga ketika akhir pekan.

Dalam hal tempat tinggal, Anda punya beberapa pilihan. Untuk masih belum berkeluarga, pilihlah tempat tinggal yang praktis dan bisa menghemat ongkos perjalanan dari rumah ke kantor. Bandingkan besarnya pengeluaran antara naik angkutan umum dan biaya kos bulanan. Pilih yang lebih hemat, atau apabila memang biaya kos lebih besar sedikit, pastikan bahwa dengan sewa kos Anda menghemat banyak waktu dan tenaga.

Untuk yang sudah berkeluarga, pertimbangkan apakah Anda sudah puas dengan tempat tinggal Anda yang sekarang atau punya rencana membeli rumah. Jika ya, Anda bisa memilih untuk tinggal di tempat yang sewa kontraknya murah atau tinggal sementara di rumah orang tua.  Sementara dana sewanya bisa dialihkan untuk menabung atau diinvestasikan untuk DP rumah sesuai dengan kebutuhan.

Intinya, latihlah diri Anda untuk disiplin dalam mengikuti rencana yang sudah dibuat. Karena percayalah, kegigihan Anda dalam mengikuti rencana keuangan Anda pasti akan membuahkan hasil yang bagus di masa depan. Salam.

 

Ayas Widiatna, S.Ip, RFP®
Perencana Keuangan