Tiga Strategi Untuk Menyiapkan Dana Pendidikan Anak

Strategi merencanakan pendidikan-NgaturDuit.com

Pendidikan bisa menjadi bekal bagi seseorang untuk mencapai taraf hidup yang lebih baik. Selain itu pendidikan juga bisa membantu pengembangan pola pikir dan pengetahuan.

Meskipun biaya pendidikan tidak tergolong murah, orang berlomba-lomba untuk mendapatkan pendidikan yang bermutu dan menyelesaikannya hingga perguruan tinggi. Begitupula orangtua yang menyiapkan dana pendidikan untuk buah hatinya, berharap sang anak memiliki pendidikan yang tinggi, dan dapat hidup lebih baik dibandingkan mereka.

Menyiapkan dana pendidikan untuk anak, harus diperhatikan sejak dini. Ada beberapa cara yang bisa dijadikan alternatif untuk menyiapkan dana pendidikan, Anda dapat memilih menabung secara konvensional, berinvestasi emas, deposito, tabungan pendidikan, asuransi pendidikan, dan reksa dana. Tetapi, sebelum Anda memilih cara mana yang akan dijadiakan jalan untuk mengumpulkan dana pendidikan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain:

Menyiapkan Anggaran Berdasarkan Jumlah Anak, dan Rentang Usia Anak

Lawyer Monzione speaks in his office in Wolfeboro
Jumlah dan rentang usia sang anak memengaruhi dana pendidikan yang harus disiapkan. Bayangkan saja berapa dana yang harus Anda siapkan untuk dua orang anak, sedangkan inflasi pendidikan saja setiap tahunnya selalu naik rata-rata 10-20 persen. Belum lagi perlengkapan yang menunjang pendidikan anak. Berarti Anda harus banyak menyisihkan anggaran setiap bulannya.

Rentang usia anak, antara anak pertama dengan anak kedua sebaiknya empat tahun, agar saat anak pertama dan anak kedua memasuki setiap jenjang pendidikan berbeda. Anda pun masih leluasa untuk mencari dana pendidikan.

Merencanakan Tempat dan Level Pendidikan Anak

56809-Because-School-Means-Being-Bored-Gifs-Tumblr
Pendidikan tinggi anak merupakan investasi terbesar orang tua. Rata-rata orang tua berharap dapat menyekolahkan anaknya hingga perguruan tinggi. Selanjutnya, perguruan tinggi mana yang akan dipilih, luar negeri atau dalam negeri? Mulai cari tahu biaya pendidikan sesuai dengan jurusan yang diinginkan tahun ini. Jangan lupa juga menghitung biaya pendidikan anak. Apakah mengharuskan anak kos, dan biaya kehidupan sehari-harinya. Setelah itu Anda dapat mengestimasi biaya yang dibutuhkan.

Perbandingkan Kelebihan dan Kekurangan

635898713721676396-1832536203_tumblr_nd32glQhzU1qdjbb7o1_500
Jangan mudah terayu dengan tawaran untuk memenuhi biaya dengan embel-embel pendidikan. Dari semua cara yang dapat memenuhi biaya pendidikan anak hingga ke perguruan tinggi, cari tahu semua kekurangan dan kelebihannya.

  • Deposito: Memiliki risiko yang kecil, bunga tinggi dibandingkan tabungan lainnya. Hanya saja, Anda tidak bisa mengambil setiap waktu layaknya tabungan biasa.
  • Tabungan Pendidikan: Cocok digunakan untuk menyiapkan dana pendidikan dalam jangka waktu yang pendek, bunga tidak terlalu besar.
  • Asuransi pendidikan: Dapat memberikan hasil yang lebih besar dibandingkan tabungan pendidikan. Tetapi, bunga tidak menentu karena asuransi pendidikan ditempatkan pada reksa dana.
  • Investasi emas atau properti: Memiliki peluang untuk menahan inflasi, investasinya mudah, risiko rendah dibandingkan reksa dana. Kerugian investasi emas yaitu harga sewaktu-waktu dapat turun.
  • Reksa dana: Tidak terdapat asuransi, cocok digunakan untuk orang tua yang lebih fokus pada hasil pengembangan. Keuntungannya bila berhasil dapat memenuhi biaya pendidikan anak beserta tingkat inflasi.

Tapi dari tiga hal di atas, yang harus sangat Anda perhatikan adalah menumbuhkan sikap disiplin. Disiplin dalam mengatur keuangan dan membuat prioritas kebutuhan. Jadi, cara mana yang Anda akan pilih untuk menyiapkan dana pendidikan untuk sang buah hati?