Halo! Apakah Anda sudah selesai mencatat pendapatan dan pengeluaran selama 1 bulan penuh? Gak terlalu menyusahkan kan? Mudah-mudahan sekarang mencatat keuangan sudah mulai menjadi kebiasaan :) Baik, kita lanjut ke bagian ke-2:

2. Financial Checkup

Financial Check Up serupa dengan Medical Check Up yang mungkin lebih sering kita dengar. Sama-sama Check Up atau memeriksa, bedanya ada di objek yang diperiksa. Jika Medical Check Up memeriksa kondisi kesehatan tubuh, maka Financial Check Up memeriksa kondisi keuangan. Pemeriksaan kesehatan atau keuangan umumnya punya tujuan sama, yaitu untuk melihat kondisi keuangan saat ini (mana yang sehat dan mana yang tidak sehat) dan kemudian merencanakan perbaikan atau peningkatan kearah kondisi yang sehat.

Dengan adanya NgaturDuit.com, sekarang sudah gak perlu repot lagi hitung-hitungan rumus di atas karena NgaturDuit.com menyediakan Simple Financial Checkup. Coba login di NgaturDuit.com kemudian pilih menu tools. Nah, pilih Financial Checkup dan isi data keuangan anda untuk mengetahui kesehatan keuangannya. Hasil checkup akan disimpan dan bisa di review atau print kapan saja.

financial-checkup

Bagi yang gayanya old school dan lebih suka repot hitung sendiri, bisa melihat rumusnya di sini.

Dari Financial Checkup, kita bisa tahu apakah kondisi keuangan sudah baik atau masih bermasalah. Jika ada yang tidak sehat, maka harus diperbaiki terlebih dahulu. Jika sudah sehat, usahakan untuk terus meningkatkan likuiditas, mengurangi hutang/kewajiban dan menambah tabungan/investasi.

Bagaimana caranya? Rumusnya cuma tambah dan kurang saja. Tambah penghasilan, atau kurangi pengeluaran. Tadi di bagian pertama kan sudah mencatat arus kas. Sudah tahu dong secara detil uangnya kemana saja. Apalagi kalau pakai tools dari NgaturDuit.com. Ada laporan lengkap dibreakdown hingga detil kategori terkecil.

Setelah selesai menganalisa kondisi keuangan saat ini, mari lanjut ke LANGKAH ke-3, yaitu mengidentifikasi Keinginan vs Kebutuhan

arrow leftSebelumnya  | | | | | | Selanjutnyaarrow right