Siap untuk Langkah ke-2 dalam meningkatkan keuangan? Langkah ini sendiri terbagi menjadi 2 bagian utama.

1. Cashflow

Pada bagian ini, Anda harus memahami arus kas (cashflow) Anda. Sebagian besar pasti bisa jawab kalau ditanya penghasilannya dari mana saja. Namun jika ditanya pengeluarannya ke mana saja, biasanya hanya tahu yang utama-utama saja seperti cicilan, bensin, dan lainnya. Kita harus benar-benar tahu pengeluaran ke mana saja sebelum melakukan Financial Checkup karena sama seperti ke dokter, jika kita tidak menginformasikan keluhan dengan tepat, maka obat yang diberikan bisa saja salah.

Cashflow pie

Di bagian arus kas ini lah tantangan pertama Anda dimulai. Selama minimal 1 bulan, Anda harus mencatat seluruh pendapatan dan pengeluaran. Tidak boleh ada yang terlewat, sekecil apa pun. Note: secara teori, membentuk kebiasaan baru membutuhkan waktu 3 minggu. Maka, bagi yang belum mendaftar di www.ngaturduit.com, segeralah mendaftar dan manfaatkan untuk mencatat seluruh pengeluaran selama minimal 1 bulan. Bagi yang pernah mendaftar namun berhenti, yuk mulai lagi. Jika mulai terasa malas atau takut mencatat (banyak yang takut dengan kenyataan lho), coba buka daftar tujuan yang telah dibuat sebelumnya. Tentukan apakah memang sepadan tujuan-tujuan tersebut dibanding dengan repotnya mencatat secara reguler?

Selain pengeluaran sehari-hari, cari kuitansi atau invoice pengeluaran yang tidak reguler. Misalnya bengkel mobil, perbaikan rumah, beli kacamata, dan lainnya. Tujuannya adalah supaya kita bisa menentukan dengan lebih tepat berapa pengeluaran rata-rata per bulan.

[Sekarang saatnya PAUSE dulu selama 1 bulan sembari Anda mencatat arus kas]

Jika sudah selesai, kita lanjut ke Bagian ke-2

arrow leftSebelumnya  | | | | | | Selanjutnyaarrow right