Sukses dalam Usaha Patungan – Seri III

usaha patungan

Setelah kita membahas enam poin dalam dua seri artikel Sukses dalam  Usaha Patungan – Seri II, sekarang kita masuk ke empat poin terakhir dari 10 poin agar usaha patungan berjalan lancar.

  1. Awali dengan benar

Karena berusaha bersama, maka akan sering mengambil keputusan secara bersama. Dalam mengambil keputusan bersama tentu akan sering berdiskusi, dan dalam berdiskusi sering muncul perdebatan.

Oleh karena itu, agar diskusi tidak menjadi ajang perdebatan semata, kita perlu mengawalinya dengan benar. Apa maksudnya? Ini berarti, kita upayakan untuk menjaga ketenangan emosi dalam berdiskusi. Berhati-hati dengan penggunanaan kata-kata dan nada suara kita, apalagi kalau kita semua dalam kondisi lelah, mudah terpancing emosi.

Kalau dalam diskusi kita, perdebatan sudah mulai memanas, lebih baik beristirahat, malah mungkin menunda diskusi atau rapat daripada melanjutkannya dan malah membuat perpecahan dalam usaha, apalagi kalau persahabatan jadi rusak, sayang sekali…

  1. Cari kesamaan

Mengapa dikatakan cari kesamaan? Karena yang namanya perbedaan mudah terlihat. Misal, dari fisik saja, mungkin kita sudah berbeda-beda, ada yang gemuk ada yang kurus, ada yang pakai kacamata ada yang tidak, ada yang senang rapih ada yang senang casual.

Nah, mencari kesamaan ini yang perlu upaya, dan perlu diupayakan dalam menjalankan usaha patungan. Apakah, usaha kita berawal dari hobi kita yang sama? Dsb.

Mencari persamaan penting guna menciptakan visi-misi usaha dan guna menjaga usaha tetap berjalan bukan stagnan. Coba tuliskan apa saja yang menjadi persamaan kita sebagai pemilik usaha patungan, tuliskan juga perbedaannya. Untuk apa perbedaan dituliskan? Ini berguna sebagai cara kita mengenali kendala yang bisa memperlambat jalannya usaha kita.

Setelah dituliskan, diskusikan persamaan kita untuk jadi sarana menciptakan visi-misi dan perbedaan sebagai saran kita untuk mengatasi kendala dan penyebab perpecahan dikemudian hari.

  1. Ungkapkan dan bahas

Bagi beberapa orang mengungkapkan pendapat atau mengungkapkan saran sering tidak mudah, bagi yang lain terlalu mudah, sehingga banyak pendapatnya yang didengar dan dijalankan.

Tapi, meski kita bisa jadi sulit mengungkapkan pendapat, tapi ini tetap penting untuk dilakukan, karena dalam usaha patungan yang perlu diingat, tidak ada istilah milik saya, atau usaha saya, tapi yang ada milik kami, usaha kami.

Maka, guna mengatasi kesulitan mengungkapkan pendapat, kita bisa tulis pendapat kita disecarik kertas, tulis maksud dari pendapat kita dan mungkin solusi untuk menjalankannya, sehingga semua pemilik yang lain bisa mengetahui apa keinginan kita, malah bisa jadi pendapat kita yang terbaik saat itu.

Setelah semua mengungkapkan pendapat, segera bahas agar dapat ditemukan kesimpulan, karena kalau tidak dibahas malah mungkin bisa jadi kendala dikemudian hari.

  1. Rela menyesuaikan pandangan

Pada poin kedua di seri II dari artikel ini, yaitu open minded (pikiran terbuka) kita diberitahu untuk mau menerima masukan atau saran dari rekan-rekan usaha kita. Nah, di poin terakhir dari seri usaha patungan ini adalah, rela menyesuaikan pandangan.

Ini, mungkin terdengar agak bersebrangan dengan poin Open minded, tapi sebenarnya tidak. Poin terakhir ini justru sebagai pasangan dari poin Open minded.

Meski kita terbiasa berpikiran terbuka, tapi kalau kita tidak terbiasa untuk menyesuaikan pandangan kita, maka kita akan mengalami kesulitan, terutama ketika saran atau masukan yang kita terima bertolak belakang sama sekali dengan pikiran kita.

Yang menarik dari poin terakhir ini, adalah ada kata rela, atau sukarela untuk menyesuaikan pandangan kita, agar kekompakan tetap terjaga. Tapi, tetap, meski pandangan yang kita terima bertolak belakang dari pandangan kita, itu tidak boleh keluar dari koridor visi-misi yang sudah kita semua sepakati, karena itu akan membuat usaha stagnan atau malah membuat perpecahan.

“Tidak ada gading yang tak retak”, maka sebaik apapun upaya kita dalam menjaga kekompakan, pasti ada ketidaksetujuan dan pasti ada celah untuk perpecahan, maka, seberapa kuat tekad masing-masing pemilik dalam menjaga kekompakan perlu terus ditingkatkan.

Bagi yang mau sharing ide atau saran lain agar usaha patungan berjalan baik, bisa di share ke sini…