Serupa Itu Tidak Sama

Seringkali pertanyaan muncul mengenai kapan waktu yang tepat membeli saham dan kapan juga menjualnya. Ditambah dengan golongan tertentu yang aktif memberikan rekomendasi maupun tips dalam memilih saham. Dalam kondisi yang sebenarnya perlu juga kita pahami bahwa memilih saham dalam trading dan investasi sudah jelas berbeda.

 

Namun dalam memilih saham untuk kepentingan trading pun ternyata berbeda juga loh. Tanpa memahami dasar dan waktu yang tepat dalam membeli harga beli yang sama sekalipun bisa saja kondisinya juga berbeda. Contoh bila harga 100 adalah point belinya maka orang yang membeli 100 dan saham naik ke 150 lalu turun lagi ke 100.

 

Akan beda kesempatannya dengan orang lain yang membeli pada saat harga saham terkena rp100 yang kedua. Mengapa demikian? Orang 1 punya waktu jual lebih tinggi dari beli. Dan orang ke 2 perlu menunggu waktu jual selanjutnya. Tanpa strategi dan tanpa memahami sebuah mekanismenya kita bisa saja terjebak dengan mengikuti strategi yang dimiliki orang lain.

 

Saham naik tinggi kita beli dan waktu turun kita jual, strategi begini kapan untungnya? Cara terbaik untuk bisa mendapatkan keuntungan dalam saham sebenarnya pada investasi jangka panjang dengan memilih saham yang tepat. Tepat seperti apa? Yang perusahaannya juga ikut bertumbuh. Saham yang tumbuh tanpa perusahaannya tumbuh adalah tanda tanya mengapa sahamnya tumbuh, masuk akal?

Apakah Anda sudah memiliki analisa dan metode investasi yang tepat?

 

Invest your time, before invest your money ^_^

 

Ryan Filbert Wijaya, S.sn, ME.
Investment advisor, praktisi investasi dan inspirator investasi
@ryanfilbert
www.ryanfilbert.com
www.facebook.com/ryanfilbertdotcom