Saham Harian – 1/9/2014

Berikut adalah analisa saham harian 1 September 2014:

1. Stock Picks

HD Capital

Saham Entry 1 Entry 2 Target Stop Loss
TLKM 2675 2625 2875 2570
BMRI 10400 10275 10750 10050
BUMI 195 185 225 179
PGAS 5825 5775 6050 5675

 

Indosurya Securities

Saham Last Spec Buy Support Resistance Target 1 Target 2 Stop Loss
ISAT 3830 3820 3800 4150 4150 4200 3600
PWON 435 434 423 510 510 540 387
JPFA 1290 1270 1250 1390 1390 1450 1190
SGRO 2110 2085 2040 2250 2250 2350 1930
BBNI 5350 5350 5250 5800 5800 5950 4940

 

2. Analisa

HD Capital

Sang banteng bangkit kembali

Pelaku pasar mulai melakukan aksi buy kembali posisi setelah Jumat kemarin melakukan jual mendadak pada sore hari, bila keadaan masih berlanjut maka resistance all time high di 5.250 dapat ditembus untuk membentuk minor uptrend baru di IHSG.

Support: 5.145-5.067-5.020, Resistance:5.250-5.350

 

Yuganur Wijanarko Senior Research PT. HD Capital Tbk

[ Tips : Akses Online Trading Platform secara gratis dengan mengakses "menu investasi" di www.ngaturduit.com ]

 

Indosurya Securities

Analysis:
IHSG mengalami koreksi sehat, belum terlihat
tekanan berarti, support terjaga pada level
5107, target resistance sedikit menurun pada
level 5191, dalam timeframe investasi jangka
pendek IHSG cenderung kembali ke pola
sideways, sedangkan untuk timeframe jangka
panjang masih dalam pola uptrend.
Advice :
Konsep entry untuk saat ini adalah dengan
timeframe investasi jangka pendek dikombinasikan
dengan sedikit jangka menengah, dengan
menggunakan pola pembelian / penjualan secara
betahap.

 

William Surya Wijaya – William.suryawijaya@indosurya.net
Equity Research Team – Indosurya Securities

 


(Disclaimer on) Investasi di pasar modal adalah hal yang beresiko dan dapat mengakibatkan kerugian material. Tulisan ini hanya  bertujuan hanya sekedar memberikan informasi dan tidak boleh ditafsirkan sebagai ajakan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek atau instrumen keuangan lainnya. Setiap keputusan investasi yang di ambil merupakan tanggung jawab sepenuhnya investor

Tags: