Resolusi 2015: Ingin Pensiun dengan 40 Milyar

pensiun

Dear NgaturDuit.com,

Saya ingin memulai perencanaan untuk pensiun 25 tahun lagi. Setelah menghitung, saya akan memerlukan uang senilai 40 Milyar. Anggaran investasi saya saat ini Rp. 12jt/tahun atau Rp. 1jt/bulan. Instrumen investasi apa yang mendekati? Apa tips nya?

Catatan: manfaatkan berbagai kalkulator keuangan (financial checkup, KPR, zakat) dengan mengakses menu Tools di NgaturDuit.com

Terima kasih
Ibu Uxxxx

Wow, sangat luar biasa Anda sudah mulai mempersiapkan dana pensiun untuk 25 tahun lagi. Hmm… Anggaran investasi Anda memang tidak terlampau besar, namun coba kita tanyakan rekan kami, Ryan Filbert, apakah mungkin mencapai 40 Milyar dalam 25 tahun.

Ryan Filbert
Halo Ibu Uxxxx,
Sebuah hal luar biasa bila Ibu Uxxxx mau mempersiapkan pensiun dalam jangka waktu yang sangat panjang. 25 tahun adalah persiapan pensiun yang sangat baik.

Secara perhitungan normal untuk investasi jangka panjang dan bagi orang awam mungkin dapat saya sarankan reksa dana saham. Untuk Reksa Dana saham dalam jangka waktu diatas 5 tahun saya menggunakan tingkat pertumbuhan investasi rata-rata adalah 18% per tahun, meski perlu diingat bahwa 18% adalah rencana bukan sebuah kepastian dalam sebuah instrument investasi.

Jika mengharapkan Rp. 40 Milyar dalam 25 tahun, maka Ibu perlu setidaknya per bulan menyetorkan atau menginvestasikan uang sebesar Rp.6.900.000 (lihat gambar di bawah).

simulasi reksadana 1

Namun seperti yang Ibu katakan bahwa kemampuan Ibu adalah Rp. 12 juta per tahun atau setiap bulannya adalah Rp. 1 juta.

Solusi saya adalah seiring dengan waktu berjalan, Ibu harus menambah jumlah investasi bulanannya. Tidak lagi 1 juta, namun bertahap setiap tahunnya ada peningkatan sebesar Rp1.250.000. Artinya tahun ini Ibu mempersiapkan 1juta/bulan, tahun depan mempersiapkan 2,25juta/bulan, tahun berikutnya 3,5jt/bulan dan seterusnya. Jika strategi ini disimulasikan, maka ekspektasi hasil investasi dalam 25 tahun adalah Rp. 41 Milyar.

simulasi reksadana 2

Solusi lainnya adalah saat ini Ibu perlu mengkombinasikan strategi pembelian investasi agar hasilnya menjadi lebih optimal. Tidak hanya dengan melakukan pembelian berkala, namun juga memperhatikan momen-momen koreksi pasar modal untuk masuk supaya mendapatkan harga pembelian rata-rata yang lebih optimal (rendah).

Semoga jawabannya dapat menjelaskan.

User Rating: 3.5 (10 votes)
Sending
  • Yomiel Osgo

    Hai ngaturduit saya yomiel umur 26 tahun saya ingin menanyakan beberapa hal dengan sedikit cerita latar belakang saya…
    Saya udah mulai bisnis dari tanggal 24 januari 2014 dengan modal pertama saya adalah 65 juta dan ditahun pertama sampai tanggal 24 januari 2015 saya mendapat keuntungan 300 juta dan di tahun kedua bisnis saya semakin kuat dan saya menghitung keuntungan saya pada tanggal 24 januari 2016, saya mendapatkan keuntungan di tahun kedua senilai 600juta. Dan dengan kata lain saya sudah memiliki uang dalam bentuk barang/modal lebih kurang 1M / (65jt modal awal + 300 juta keuntunrgan tahun pertama + 600 juta keuntungan tahun kedua). Nah sekarang bisnis saya lagi berjalan tahun ke tiga dan akan genap tiga tahun pada tanggal 24 januari 2017 dan dalam perjalanan tahun ketiga ada beberapa perubahan dari yang biasa saya jalani. Saya sudah membeli mobil harga 300jt tpi kredit saya DP 130jt, dan saya sudah ekspansi membuka cabang usaha saya dan saya berpikir dalam tahun ketiga saya sudah banyak pengeluaran dengan dua alasan tadi dan mungkin di tahun ketiga mungkin saya akan memiliki keuntungan sekitar 300jt krna alasan sudah beli mobil dan membuka cabang usaha saya. Dan positifnya cabang usaha saya berhasil berdiri dengan baikdan menambah omset saya. Dulu sebelum saya membuka cabang omset saya sekitar 10-20 jt perbulan dengan omset perbulan ratra- rata sekitar 300/400 jt perbulan dengan keuntungan sekitar 13 persen dan sekarang setelah setelah membuka cabang usaha saya memeiliki omset sekitar 20-40jt perhari dengan omset rata rata perbulan 750juta dengan keuntugan 13 persen = 97.500.000 den kabar buruknya pengeluaran saya setiap bulan jadi meningkat menjadi skitar 30-40jt perbulan.. nah sekarang dengan keuntungan bersih skitar 50jt – 60jt perbulan, Ohh iya saat ini saya saya belum investasi dalam bentuk apapun, saya hanya memiliki satu buah mobil honda jazz dan dua buah usaha dengan nilai di atas 1M. Dan saya ingin menanyakan bagaimana cara mengatur keuangan saya untuk kedepan… dan saya saat ini lagi sedikit dilema antara berinvestasi dulu dengan membeli tanah dan sebagainya atau saya kembangkan bisnis saya dulu sampai beberapa tahun kedepan? Terima kasih

  • http://as-design.co AS Design

    bunga bank nga sampai 18%

  • devi nilasari

    Hallo Ngaturduit, saya devi yang sudah rutin menyisihkan dana 1,5jt untuk investasi di reksdana saham untuk dana pensiun 15 tahun yg akan datang.
    Saat ini saya sudah beli rutin 3 produk reksadana syariah yaitu Mitras, Manulife Sektoral amanah syariah dan syariah balance fund schoder masing-masing 500rb per bulan. Tiga produk diatas saya pilih tanpa pertimbangan apapun selain karena produknya syariah.
    Mohon infonya apakah ada rekomendasi reksadana saham syariah selain 3 produk diatas yg return nya lebih baik?
    kemudian, rencananya saya akan menambah dana investasi saya jadi 2jt perbulan,
    baiknya saya gabungkan di produk yg sudah ada ataukah beli di produk
    lainnya?
    Terakhir, untuk cara investasi lebih baik saya simpan dalam berbagai produk
    reksadana seperti saya lakukan sekarang ataukah cukup satu produk saja ataukah ada cara lain yang lebih baik?

    terima kasih

    • ngaturduit.com

      Hi Devi. Wow, hebat! Ketiga produk yang dipilih sudah cukup baik.
      Mau tahu cara lihat kinerja reksadana yang gampang? Akses http://www.bloomberg.com/quote/manisya:IJ (manisya = mandiri syariah). Lihat isian “Compare” dan cari reksadana pembandingnya. Tadi saya coba bandingkan dengan manulife dan schroder yang dimiliki Ibu, ternyata dari segi kinerja, mandiri > manulife > schroder. Saya lalu coba bandingkan Mandiri dengan beberapa yang lain seperti SAM Sharia Equity (samsheq), dan Trimegah Syariah Saham (trisyah). Ternyata SAM > Trim > Mandiri. Mandiri cukup jauh di bawah jika dibanding SAM dan TRIM sejak November lalu.

      Mengenai strategi investasinya, pembahasan detilnya mungkin agak panjang, tapi salah satu opsi adalah jika memang tujuannya untuk jangka panjang, kita atur alokasinya saja. Jika punya 5 fund dan salah satu fund tersebut kinerjanya membaik, penyebaran dananya jangan merata, tapi lebih banyak yang dialokasikan ke fund yang berkinerja baik, misalnya dari 20% menjadi 30-40% dana. Kami tidak menyarankan untuk menutup reksadana kecuali memang kinerjanya sudah terlalu buruk.

      • devi nilasari

        Thanks Ngaturduit atas rekomendasinya, sungguh mencerahkan :)

        Namun ada yg masih bingung, berdasarkan hasil compare ternyata 2 produk yg selama ini saya beli rutin kinerjanya kurang baik. mohon nasihatnya, alternatif terbaik bagi saya apakah saya stop beli produk tsb dan alihkan beli rutin ke produk yang sedang bersinar ataukah saya harus bagaimana?
        sebagai informasi, saya membeli rutin produk reksadana melalui installment plan bank Mandiri, jadi cukup merepotkan bagi saya jika harus merubah-ubah setting pembelian produk. Apakah ada cara lain yg lebih memudahkan dalam pembelian produk reksadana?

        terima kasih.

      • ngaturduit.com

        Dalam menentukan investasi, sebelumnya kita harus punya tujuan untuk apa. Dari situ baru kita menentukan jumlah dana dan kinerja produk investasi yang sesuai, seperti yang dicontohkan di: http://blog.ngaturduit.com/pensiun-dengan-pengeluaran-10jt/.

        Untuk review, jika kinerja masih sesuai target, diteruskan. Jika tidak, maka bisa distop top up nya atau bahkan mengalihkan seluruh dana ke reksadana lain. Karena informasi dari Ibu masih parsial, kami tidak bisa memberi rekomendasi yang tepat. Jika yang dimaksud adalah fasilitas auto-debet, memang sedikit repot tapi review dan perubahan strategi kan tidak kita lakukan setiap bulan :) Jika Ibu menggunakan jasa Perencana Keuangan (Financial Planner), biasanya mereka bisa membantu dengan surat untuk mewakili Ibu.