Perlukah Punya Kartu Kredit Sekarang?

kartu kredit

Ketika ke mall, biasanya sering mendapat tawaran untuk pembukaan kartu kredit. Tidak jarang promonya bisa dengan berbagai hadiah, atau diskon di tempat-tempat tertentu. Yang menjadi pertanyaan, apakah kita memerlukannya sekarang?

Ada beberapa yang bisa kita cek dari kondisi kita sekarang. Apa saja itu?

  1. Tujuan

Pertama, yang perlu kita cari tahu dari kita sendiri adalah, untuk tujuan apa kita ingin punya kartu kredit? Apakah untuk usaha? Untuk konsumsi saja? Atau dana cadangan?
Ketiga tujuan di atas punya akhir yang berbeda. Kalau untuk usaha, maka setidaknya kita perlu memiliki rekam jejak dari kartu kredit yang lain yang mungkin kita sudah miliki. Jika untuk konsumsi, kita tidak perlu punya rekam jejak dari kartu yang lain tapi kita harus bisa ukur kemampuan bayar kita (akan kita bahas di no. 3). Dan, kalau ingin punya kartu kredit sebagai dana cadangan, ini kita perlu berhati-hati sekali, karena kecendrungan nya bukan jadi dana cadangan tapi menjadi dana tambahan. Dana cadangan dengan dana tambahan beda tipis, kalau cadangan dipakai hanya sewaktu-waktu sedangkan yang tambahan bisa dipakai kapan saja.

Kartu kredit untuk dana tambahan yang tidak disarankan, karena mudah dijadikan atm berjalan untuk ambil tunai.

  1. Bekerja atau berusaha

Setelah kita tentukan tujuan kita, sekarang kita perlu cari tahu sumber dana untuk pembayaran kita, apakah kita bekerja atau berusaha.
Kedua sumber dana ini juga memiliki hasil yang berbeda. Kalau kita bekerja, kita bisa rutin membayar tiap bulan, cocok untuk membeli barang dengan cicilan tetap. Sedangkan kalau usaha, mungkin belum tentu kita bisa bayar rutin tapi bisa kita bayar langsung atau bertahap, artinya membayar hanya untuk beberapa bulan.

  1. Kemampuan bayar

Setelah kita tahu sumber dana untuk pembayaran. Kita perlu lihat kemampuan bayar tiap bulannya. Memang yang paling baik, kita membayar barang yang kita beli dengan kartu kredit langsung kita lunasi di bulan berikutnya. Artinya, kita membayar barang kita hanya mundur sebulan.
Namun, jika kita membeli barang yang mungkin lebih besar dari gaji atau pendapatan kita tiap bulannya hingga tidak bisa langsung kita lunasi di bulan berikutnya, maka, kita perlu hitung besarnya cicilan yang harus kita bayar tiap bulan. Nah, di sinilah kita harus membuat anggaran utang kita sebesar 30% dari total gaji atau pendapatan. Dan 30% ini adalah total uang ya…, artinya kalau kita punya gaji 3juta, berarti total utang tiap bulannya hanya boleh 900ribu. Jadi kalau barang yang kita beli punya cicilan sebesar 900ribu per bulannya, maka kita tidak disarankan untuk punya cicilan yang lain.

Dengan punya kartu kredit, kita bisa punya rekam jejak pembayaran kredit ke pihak perbankan. Dan ini berguna ketika kita mau ambil kredit usaha, kredit kendaraan, atau rumah.

Yang perlu kita ingat, kartu kredit bisa seperti pisau. Kalau kita salah menggunakan malah mencelakai kita, tapi kalau digunakan seperlunya, maka akan sangat bermanfaat.

Punya berapa kartu Anda saat ini? Silahkan share pengalamannya di sini…