Perjalanan Untuk Menjadi Investor

Dalam dunia yang modern ini membuat banyak perubahan pada banyak hal, teknologi membantu setiap orang mempermudah segala sesuatunya, trend berganti menjadi trend yang lain. Ketika kita membicarakan investasi, tentu hal ini tidak berbeda dengan hal lainnya, pilihan investasi saat ini begitu banyak bahkan selalu ada inovasi terbaru dalam memberikan pilihan investasi.

Banyak orang yang sangat senang dalam berinvestasi dan sebagian lainnya merasa alergi terhadap investasi. Apa yang menyebabkan orang menjadi alergi pada investasi? Selain pandangan yang salah, rupanya banyak orang yang merasa kapok dengan investasi karena pernah tertipu oleh suatu bentuk skema investasi dan lebih sialnya lagi, investasi yang menipu itu adalah investasi pertama yang dilakukan oleh si investor awam itu.

Akhir-akhir ini penipuan investasi kembali marak dan menjamur di Indonesia, dengan alih investasi namun menjadi investasi yang tidak menguntungkan bahkan menghilangkan pokok nya.

Bagaimana hal tersebut dapat terjadi dan hal apakah yang membuat kita sebagai seorang investor bisa menjadi investor tangguh serta mengembangkan portfolio investasi kita dari waktu ke waktu?

Mindset – Coba kita kembali ingat, beberapa kasus investasi yang mengarah ke penipuan, apa yang mereka tawarkan? Ya, keuntungan besar, resiko minimal bahkan terlihat tidak ada resiko, menjadi kaya secepat-cepatnya, usaha atau effort yang kita lakukan sedikit bahkan tanpa usaha.

Dalam dunia ini belum ada yang bisa melawan hukum alam yang telah dirumuskan oleh ilmuwan – ilmuwan zaman dahulu. Gaya Gravitasi, Hukum Newton mengenai aksi reaksi benda, dan hukum alam lainnya. Nah, dalam investasi juga dikenal prinsip yang belum dapat digantikan, High Risk, High Return. Setiap investasi yang memiliki skala resiko minimum bahkan dikatakan tidak ada resikonya seharusnya memiliki keuntungan yang minimum bukan justru sebaliknya. Sehingga kita harus memahami dengan baik bila ada suatu penawaran yang memberikan janji yang berlawanan dengan hukum tersebut hanya 2 hal yang mungkin terjadi, low risk high return adalah mencurigakan, atau low risk low return yang sedang ditawarkan kepada kita adalah penemuan paling mutakhir yang dapat menjadikan perusahaan yang menawarkan kepada kita adalah calon ilmuwan penemu formula baru di abad ini.

Pengetahuan – Seberapa baik kita mengenal investasi? Nah tentunya jawabannya akan relative tergantung diri kita masing-masing. Ketika kita adalah seorang investor pemula justru seharusnya kita mau belajar lebih dalam perihal resiko dan keuntungan dalam berinvestasi. Perlu saya tekankan bahwa penulisan resiko dan keuntungan akan berbeda dengan keuntungan dan resiko. Artinya mulailah kita melihat resikonya terlebih dahulu sebagai pil pahit yang harus kita telan sebelum melihat keuntungan sebagai pil manis.
Banyak sekali investasi dasar yang bisa kita pelajari, mulai dari investasi dalam produk perbankan, dalam pasar modal, hingga investasi yang jauh lebih kompleks. Memang terlihat sulit bagi orang-orang yang merasa tidak punya waktu dan senang mendapat iming-iming, namun kembalilah kita harus berpikir sebelum melakukan investasi tanpa pengetahuan apapun adalah mempertaruhkan hasil jerih payah yang telah kita dapatkan dengan susah payah. Apakah kita mau uang hasil jerih payah kita habis hanya karena kita tidak mau mempelajari dasar dari investasi?

Pengaturan / Management – Setelah kita mempelajari dan kita ingin melakukan investasi ada satu hukum yang perlu kita pertimbangkan, yaitu diversifikasi atau yang dikenal dengan don’t put your egg into one basket, yang artinya jangan begitu yakin, confidence, percaya mimpi atau whatever sehingga menaruh semua uang kita dalam satu tempat, hmm… Saya juga melakukan ini dalam bidang perbankan loh. Sebarlah investasi kita dalam banyak tempat, bila kita merasa lebih yakin maka pisahlah dari yang berkategori resiko tinggi hingga resiko yang rendah. Buatlah persentasi berapakah yang harus kita taruh pada investasi yang lebih beresiko dan berapakah investasi yang kita taruh pada unsur yang relatif jauh lebih aman. Setiap investasi yang benar pasti memberikan kategori bahwa investasi itu memiliki resiko seperti apa dan katgori investor nya haruslah awam ataupun expert, bila saat ini anda ditawari investasi yang tidak diberikan secara transparan mengenai hal tersebut anda boleh kembali pada aturan ke 2 dalam artikel ini.

3 Hal sederhana ini dapat membuat kita menjadi investor yang semakin baik dari hari ke hari, bedakanlah bahwa kita menjadi seorang investor, bukan seorang coba-coba yang identic dengan berjudi. Banyak pemikiran salah yang akhirnya sebutan seorang investor samar dengan seorang penjudi.
Menjadi seorang investor sama halnya dengan bayi yang belajar jalan hingga bisa berlari, lompat, berguling, meroda, dan lain-lain. Kita akan memulai dari titik yang sama yaitu belajar merangkak, bila pada saat ini anda berada pada titik baru belajar merangkak untuk menjadi seorang investor, gunakanlah 3 point penting tersebut dan teruslah menambah pengetahuan kita agar suatu saat kita menjadi investor yang semakin pandai, prudent dan kaya.

Selamat berinvestasi!

Oleh Ryan Filbert Wijaya,S.Sn,ME.
Investment advisor, praktisi pasar modal, penulis buku “Investasi Saham ala Swing Trader Dunia” dan “Menjadi Kaya dan Terencana dengan Reksa Dana. www.Treinamento.co.id | www.RyanFilbert.com | Fb: Ryanfilbertdotcom | @RyanFilbert | Youtube : /ryanfilbert