Outlook Saham Mingguan 30 Juni – 04 Juli 2014

Berikut adalah analisa saham mingguan 30 Juni – 04 Juli 2014:

Pasar mulai membangun posisi sebelum Pemilu Presiden

  • Lokal ciut namun siap beli bila Jokowi menang: Posisi lokal kebanyakan tidak mau membeli saham menjelang pemilu presiden dan cenderung melakukan sell, ketakutan bila Prabowo menang namun pada dasarnya cash ready.
  • Asing sudah hedge: Posisi asing yang lebih banyak cenderung beli menjelang pemilu presiden, dan mereka akan tambah posisi bila naik diatas 5.100 ataupun turun dalam situasi prabowo menang (bila itu terjadi IHSG akan ke 4.400), asing intinya sudah hedge kedua skenario.
  • Pelemahan rupiah diatas 12k tidak pengaruhi banyak IHSG: APBN 2014 yang dipatok di 11.600-11.700 tidak jauh dari 12.000 sehingga efek deficit tidak terlalu besar, pasar sudah terbiasa dengan rupiah di range 11.500-12.000 selama lebih dari setahun sehingga tidak berdampak lagi pada barang dan inflasi
  • Pasca pemilu presiden dollar turun: Pasar masih optimis bila Jokowi menang maka rupiah akan menguat signifikan hingga akhir tahun, paling tidak ke 10.900 sehingga ABPN akan di posisi surplus dengan rate di 11.600-11.700.

Apa yang akan terjadi bila Jokowi menang? Posisi lokal yang tidak ada posisi atau yang sudah menjual dan melihat IHSG tidak akan turun mengalami panic buy, dan asing juga menambah posisi (average up). Kejadian tersebut akan membuat IHSG open gap atas dan + 200 point dalam sehari (Secara teknikal maka pattern falling wedge di grafik mingguan di IHSG akan breakout ke target pertama di 5.200 dan kedua di 5.400).

Stock picks and 1-week targets: (BUY BBRI, AISA, BBTN, BMRI)

Saham Entry 1 Entry 2 Target Stop Loss
BBRI 9950 9850 10400 9750
AISA 2310 2265 2425 2245
BBTN 1025 1015 1120 995
BMRI 9750 9675 10050 9625

(Disclaimer on) Investasi di pasar modal adalah hal yang beresiko dan dapat mengakibatkan kerugian material. Tulisan ini hanya  bertujuan hanya sekedar memberikan informasi dan tidak boleh ditafsirkan sebagai ajakan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek atau instrumen keuangan lainnya. Setiap keputusan investasi yang di ambil merupakan tanggung jawab sepenuhnya investor