Outlook Saham Mingguan: 23-27 Desember 2013

Rebound dari low mingguan, namun tetap waspada

Jangan gembira dulu:  Walaupun IHSG sempat rebound dari low 4.100 hingga mengalami post tapering meeting rally yang memberikan kepastian mengenai rencana pemotongan stimulus Fed nantinya namun kami perlu sarankan pelaku pasar untuk waspada karena ada potensi muncul aksi jual karena beberapa masalah domestik seperti current account deficit (CAD), penurunan pertumbuhan ekonomi (GDP) dan pelemahan rupiah masih akan menjadi masalah untuk 2014 nanti. View kami adalah kenaikan selama seminggu ditakutkan hanya akan menjadi pause temporary dari medium downtrend di IHSG.

Rupiah masih menjadi masalah: Selama 6 bulan terakhir, kenaikan BI rate 5.7 kr 7.75 tidak mampu meredeam gejala pelemahan dari 9.600 ke 12.250 (20%) yang menyebabkan daya beli konsumen tergerus dan menaikan harga bahan baku import dan minyak (BBM, gas) sehingga pasar mulai kecewa dengan policy yang diambil oleh pemerintahan sekarang (sifat ini sudah tersalurkan dalam koreksi grafik dari high 5.250 hingga level 4.200-an). Pelemahan rupiah selama 3 bulan terakhir yang berkisar dari 11.000 hingga 12.250 dan efek ke emitten di IHSG terutama consumer dan perbankan yang sensitif ke harga import bahan baku dan pinjaman luar negeri belum terdiskon oleh pelaku pasar sehingga wajar bila ada koreksi kembali pada akhir tahun

Stock picks and 1-week targets: (BUY TLKM, ASII, AISA, BKSL,)

1. Telekomunikasi (TLKM) (2013 PE 15x, PBV 2.9x, ROE 20.38%) (BUY) (Trading target: Rp.2.250)

Entry buy (1) Rp.1.975,  Entry buy (2) Rp.1.925, Cut loss point: Rp.1.875

2. Astra International (ASII) (BUY)(2013 PE 14.22x, PBV 2.59x, ROE 18.21%) (Trading target: Rp.6.450)

Entry (1) Rp.6.100, Entry (2) Rp.5.950, Cut-loss point: Rp.5.850

3. Tiga Pilar Sejahtera (AISA) (2013 PE 14.52x, PBV 1.86x, ROE 12.21%)  (BUY) : (Trading target Rp.1.500)

Entry: (1) Rp.1.400, Entry (2) Rp.1.380, Cut loss point Rp.1.360

4. Bukit sentul (BKSL)  (2013 PE 5.35x, PBV 0.59x, ROE 14.06%) (BUY) : (Trading target Rp.167)

Entry: (1) Rp.150, Entry (2) Rp.140, Cut loss point Rp.135

Disclaimer: Investasi di pasar modal adalah hal yang beresiko dan dapat mengakibatkan kerugian material. Tulisan ini hanya  bertujuan hanya sekedar memberikan informasi dan tidak boleh ditafsirkan sebagai ajakan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek atau instrumen keuangan lainnya. Setiap keputusan investasi yang di ambil merupakan tanggung jawab sepenuhnya investor

Yuganur Wijanarko (yuganur@hdx.co.id)
Senior Research PT. HD Capital Tbk

Untuk mendapatkan akses ke Online Trading PT. HD Capital Tbk secara gratis, login kehttp://www.ngaturduit.com dan akses menu Investasi > Trading Saham