Outlook Saham Mingguan 16 – 20 Juni 2014

Jawaban kenapa IHSG tidak bisa ke 4,750 lagi!

Mengapa IHSG tidak bisa ke 4.750 walaupun rupiah melemah ke 11.800? Koreksi kemarin yang sempat membuat pelaku pasar takut namun tidak dapat mencapai target bearish 4.750, karena pasar sudah terbiasa dengan range rupiah 11.200-12.000 (APBN 11.500) dan sadar ini hanya pelemahan sementara akibat import BBM dan makanan menjelang bulan puasa

Laporan keuangan emitten Q2 belum diskon: Pasar masih optimis antisipasi laporan keuangan emitten Q2 di Juni akhir atau Juli awal dimana bila memuaskan akan ada upgrade earnings lagi untuk menarik minta arus dana asing yang baru.

 

Trade deficit akan ada titik cerah nantinya: Siapapun terpilih menjadi presiden nantinya akan menaikan BBM di 2014 akhir atau 2015 awal sehingga mengurangi masalah import deficit, hal ini lebih dilihat pasar dibandingkan masalh trade defisit yang mungkin akan mencapai 3% tahun ini.

 

Imbas regional: Efek dari regional dan over-liquidity di Eropa dimana dana akan menyebar keluar ke emerging market (Indonesia)

 

Secara teknikal tren turun di daily chart IHSG m selama dua minggu akibat koreksi dari high 5.100 sudah berakhir dalam fase konsolidasi minor. Adanya higher low pattern (4.870 dan 4.878) atau titik terendah yang lebih tinggi dari titik terendah sebelumnya merupakan tanda potensi naik ke 5.006-5.100 lebih tinggi daripada turun ke 4.750.

 

Stock picks and 1-week targets: (BUY PNBN, INDF, ADRO, TLKM)

Saham Entry 1 Entry 2 Target Stop Loss
PNBM 865 865 945 855
INDF 6825 6725 7050 6675
ADRO 1270 1230 1370 1195
TLKM 2390 2360 2650 2345

 

1. Panin Bank (PNBN) (2014 PE 8.1x, PBV 1x, ROE 12.94%) (BUY) (Trading target: Rp.945)

Entry buy (1) Rp.875, Entry buy (2) Rp.865, Cut loss point: Rp.855

 

2. Indofood (INDF) (BUY) (2014 PE 11.2x, PBV 1.5x, ROE 13.5%) (Trading target: Rp.7.050)

Entry (1) Rp.6.825, Entry (2) Rp.6.725, Cut-loss point: Rp.6.675

 

3. Adaro Energy (ADRO)  (BUY) (2014 PE 7x, PBV 1x, ROE 15.4%) (Trading target Rp.1.370)

Entry: (1) Rp.1.270, Entry (2) Rp.1.230, Cut loss point Rp.1.195

 

4. Telekomunikasi (TLKM) (2014 PE 17x, PBV 3.1x, ROE 17.7%) (BUY): (Trading target Rp.2.650)

Entry: (1) Rp.2.390, Entry (2) Rp.2.360, Cut loss point Rp.2.345

 

(Disclaimer on) Investasi di pasar modal adalah hal yang beresiko dan dapat mengakibatkan kerugian material. Tulisan ini hanya  bertujuan hanya sekedar memberikan informasi dan tidak boleh ditafsirkan sebagai ajakan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek atau instrumen keuangan lainnya. Setiap keputusan investasi yang di ambil merupakan tanggung jawab sepenuhnya investor

 

Senior Research PT. HD Capital Tbk

 

[ Tips : Akses Online Trading Platform secara gratis dengan mengakses "menu investasi" di www.ngaturduit.com ]

Tags: