Outlook Ekonomi Mingguan: 02-06 Desember 2013

Internasional

  • Euro bertahan dr level puncak 1-bln versus Dollar AS pasca data ekonomi dirilis meredakan spekulasi ttg pelonggaran moneter ECB.
  • Sterling melesat ke level tertinggi terhadap Dollar AS seiring kenaikan data persetujuan hipotek dan harga rumah di Inggris. Perbankan Inggris menyalurkan 67.701 pinjaman hipotek pada bulan Oktober, naik dari 66.891 pada bulan September.
  • Yen terperosok ke level terendah 6-bulan versus Greenback seiring meningkatnya risk appetite. Para investor akan meminjam & menjual Yen yang ber-yield rendah untuk membeli aset beresiko.
  • Inflasi Zona Euro masih berada dibawah 1% dalam dua bulan beruntun, kurang dari setengah batas European Central Bank. Biro Statistik European Union mengatakan inflasi tahunan naik menjadi 0,9% pada bulan November dari 0,7% pada bulan Oktober.
  • Aksi profit-taking mewarnai kinerja bursa saham Asia seiring investor menantikan publikasi data manufaktur Cina di akhir pekan.
  • Mayoritas bursa saham AS melemah pada hari Jumat, namun tetap membukukan penguatan mingguan dan bulanan. Indeks utama berada pada wilayah positif hampir sepanjang perdagangan setelah laporan optimis dari musim belanja liburan.

 

Komoditas

  • Emas ditutup menguat pada hari Jumat ditopang oleh pelemahan dollar pada awal perdagangan dan aksi bargain hunting. Emas turun lebih dari 5% pada bulan November, dan telah kehilangan sekitar seperempat dari nilanya sepanjang tahun ini.
  • Minyak menguat untuk pertama kalinya dalam lima hari terakhir menyusul turunnya produksi minyak Libya. Produksi minyak Libya turun 40.000 barel menjadi 210.000 barel perhari pada bulan ini, level terendah sejak November 2011.

 

Mata Uang

  • EUR/USD. EURUSD nampak kesulitan untuk menembus ke atas resisten pada area 1.3635, dibutuhkan break ke atas area ini.
  • GBP/USD. Dari sudut pandang mingguan kami, GBPUSD sedang menyelesaikan pola double bottom, dengan break ke atas 1.6385.
  • USD/JPY. Bias masih bullish, terutama jika harga dpt menembus ke atas 102.60 menuju 103.70 sebagai target bullish selanjutnya.
  • USD/CHF. Support di sekitar area 0.9025 nampaknya menahan harga untuk turun lebih jauh, ditambah dengan stochastic yg oversold.
  • AUD/USD. Seperti terlihat pada grafik 1 jam, harga nampak kesulitan untuk menembus ke atas area 0.9135.
  • XAU/USD. Bias netral dalam jangka pendek, resisten terdekat terlihat disekitar area 1265.

 

Fachmi Jaidi
Trader, Practitioners, Educator and Investment Advisor
http://twitter.com/fachmijaidi
Monex TCT
The City Tower Building, 29th Floor
Jl. M.H. Thamrin No. 81

Untuk mencoba virtual account, login ke http://www.ngaturduit.com dan akses menu Investasi > FX & Commodity