Menyiasati cash flow negatif

Apabila anda membaca artikel kami sebelumnya dengan judul “mengatur cash flow keuangan keluarga”. Maka kita semua telah diajak untuk membuat anggaran pemasukan dan pengeluaran keuangan. Apakah anda sudah membuatnya ?

 

Dengan mengisi data pengeluaran bulanan dan tahunan, kita bisa melakukan analisa sederhana dari keuangan kita. Dan mengambil langkah selanjutnya, apabila kondisi keuangan kita kurang baik. Pertanyaan yang perlu dijawab saat membuat analisa tersebut, adalah sebagai berikut :

 

1. Apakah komposisi pengeluaran bulanan kita sudah sesuai dengan komposisi standar pengeluaran bulanan ? tentu saja, setiap orang akan memiliki komposisi yang berbeda. Pengeluaran anda dikatakan baik, apabila memiliki alokasi tabungan/investasi lebih besar dari 10%. Dan dikatakan jelek, apabila cicilan hutang anda lebih besar dari 30%.  Inilah komposisi standar pengeluaran bulanan :

 

 

2. Apakah cash flow bulanan dan tahunan positif ?

Kalau pengeluaran kita lebih kecil dari penghasilan, maka cash flow kita adalah positif. Tapi apabila sebaliknya, yaitu apabila Pengeluaran kita lebih besar dari penghasilan, maka cash flow kita menjadi negatif.

 

Contoh :

Penghasilan bulanan      Rp. 10.000.000,-

Pengeluaran bulanan     Rp. 12.000.000,- (dikurangi)

Saldo bulanan    -              Rp. 2.000.000,-

 

Apa yang harus kita lakukan apabila terjadi cash flow negatif dalam keuangan kita ?

 

Langkah 1

Lihatlah, komposisi mana yang memiliki porsi lebih besar dari kondisi standar. Kalau alokasi tabungan lebih besar, tentu saja ini sangat baik. Kalau alokasi cicilan dan pengeluaran pribadi lebih besar, maka ini artinya tanda tanda kurang baik. Sementara kalau pengeluaran rutin lebih besar kadang tidak menjadi masalah, asalkan alokasi tabungan kita sudah cukup memenuhi.

 

Langkah 2

Memperbaiki alokasi cicilan hutang yang besar

Hutang properti untuk membeli rumah, apartemen atau properti lainnya adalah hutang yang baik. Begitu pula apabila kita berhutang untuk modal bisnis. Diluar kedua jenis hutang tersebut, maka masuk dalam kategori hutang konsumtif. Perhatikanlah apakah hutang konsumtif anda membuat alokasi cicilan hutang menjadi besar ? kalau iya, maka inilah waktunya untuk melunasi hutang konsumtif atau setidaknya mengurangi cicilannya sehingga tidak memberatkan keuangan anda. Akan tetapi, kalau hutang properti yang memang besar, maka anda bisa merubah periode hutangnya menjadi lebih panjang, agar cicilannya menjadi lebih kecil dan mengurangi beban pembayaran bulanan. Tentu saja semakin panjang waktu cicilan anda, maka total yang anda bayarkan untuk melunasi seluruh hutang properti anda menjadi sangat besar. Apabila anda tidak suka dengan alternatif tersebut, artinya harus ada pengeluaran rutin dan pribadi yang dikurangi agar gaji anda cukup untuk membayar kebutuhan bulanan. Dalam kondisi ini, jangan kurangi alokasi tabungan/investasi.

 

Langkah 3

Memperbaiki alokasi pengeluaran pribadi

Biaya shopping, hang out, pulsa hp, salon, hobi dll adalah pengeluaran yang apabila tidak dilakukan, tidak akan mengganggu hidup anda, tapi tentu saja akan membuat anda mati gaya. Jika alokasi pengeluaran pribadi sangat besar, sadarlah memang waktunya bagi anda untuk merapihkan kembali bagian ini. Langkah yang paling mudah dilakukan adalah mengurangi intensitasnya. Kalau anda biasa hang out 4 x sebulan, maka kurangilah menjadi 2 atau 3 x saja sebulan. Begitu pula dengan pos yang lain.

 

Langkah 4

Mengatasi cash flow negatif dalam pengeluaran tahunan

Kalau penghasilan tahunan anda, tidak cukup besar untuk memenuhi kebutuhan pengeluaran tahunan. Maka rubahlah beberapa pengeluaran tahunan menjadi bulanan. Asuransi jiwa dan kesehatan, misalnya yang biasa dibayarkan tahunan, rubah menjadi pembayaran bulanan. Tentu saja angka nya menjadi lebih besar, akan tetapi lebih baik dibandingkan anda harus berhutang untuk membayarnya. Anda punya jatah rekreasi tahunan ? mungkin budget rekreasi bisa diminimalkan. Kalau ternyata masih negatif juga, dan tidak ada lagi yang bisa dikurangi, maka pengeluaran tahunan ini harus dicukupi dengan cara menabung setiap bulannya.

 

Mungkin, langkah-langkah yang perlu anda lakukan cukup berat dan rasanya tidak mungkin dilakukan. Tapi hal ini sangat memberikan manfaat dalam pengelolaan keuangan anda selanjutnya.

 

Kalau anda ingin berdiskusi dengan kami untuk mengelola cash flow anda, kirimkan file cash flow dan data keuangan yang telah diisi, ayo kita diskusikan untuk mencari beberapa alternatif jalan keluar yang terbaik. Kirim ke tanya@tatadana.com

 

Tejasari CFP®
Tatadana Consulting
Grha Toedjoeh Empat Lt. 3
Jl. Wolter Monginsidi No. 15
Telp/Fax. (021) 7235949
Twitter: @tatadanaconsult
Email: tanya@tatadana.com