Menjadi Pakar Investasi Belajar dari Pakar Dunia part 3

“In investing, what is comfortable is rarely profitable.” – Robert Arnott

Robert D. Arnott seorang entrepreneur dari Amerika, seorang investor, editor dan penulis yang focus pada articles mengenai quantitative investing.

 

Hal yang paling di inginkan oleh seorang manusia adalah rasa nyaman. Tentu saja ketika seseorang melakukan investasi maka rasa nyaman adalah sesuatu yang dicari. Namun apa yang dikatakan oleh Robert Arnott sepertinya perlu kita garis bawahi.

 

Bahwa dalam berinvestasi, apa yang nyaman adalah sangat langka untuk dapat menghasilkan keuntungan.

 

Produk-produk investasi begitu banyak, produk yang nyaman artinya memiliki resiko lebih sedikit atau kecil, pada umumnya memang memiliki keuntungan lebih sedikit. Bahkan tidak menguntungkan.

 

Loh mana mungkin tidak menguntungkan? Apabila kita melihat dari segi laju inflasi atau kenaikan harga, bisa saja sebuah produk investasi keuntungannya jadi tergerus karena tidak mampu mengimbangi kenaikan harga yang ada.

 

Oleh karena itu sebagai seorang investor yang mencari rasa pasti dan nyaman serta menginginkan keuntungan perlu setidaknya memperhatikan 2 hal,
Yang pertama setidaknya memperhatikan bahwa investasi nyaman tersebut bisa melawan kenaikan harga akibat inflasi.

 

Yang ke 2, ketika sebuah produk investasi yang ditawarkan memiliki tingkat kenyamanan cukup tinggi dan begitu menguntungkan, artinya kita perlu mempelajarinya dengan lebih detail.

 

Saya tidak pernah mengatakan sebuah produk langsung menuju hal yang negative sebelum kita mempelajarinya dengan detail. Seperti yang Rober Arnott katakana rarely profitable, jadi bukan berarti tidak ada, namun langka!

 

Nah oleh karena itu untuk menyikapi sebuah produk investasi yang memiliki nilai kenyamanan cukup tinggi namun dari segi profit juga cukup tinggi setidaknya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

 

Yang pertama adalah mengenai konsep dasar dari investasi tersebut hingga menghasilkan keuntungan bagi kita. Bagaimana proses dan prosedurnya, sebuah investasi pasti dapat dijelaskan dengan akal sehat sehingga menghasilkan keuntungan.

 

Yang kedua, sebuah investasi memiliki badan hukum yang jelas dan bernaung dibawah regulasi apa.

 

Yang ketiga adalah mengenai likuiditas, sebuah investasi dengan likuiditas yang kurang likuid pada umumnya akan lebih menguntungkan dan bisa saja investasi tersebut nyaman.

 

Yang ke empat adalah factor waktu, sebuah investasi semakin panjang jangka waktu nya pada umumnya akan lebih menguntungkan.

 

Yang ke lima, produk investasi perlu dibandingkan dengan produk lainnya, sehingga dapat dipelajari secara lebih obyektif.

 

Tanpa 5 hal tersebut maka tidak ada sebuah alasan yang dapat membuat kita memilih sebuah produk investasi yang memberi kenyamanan tinggi dan keuntungan yang besar juga.

 

Ryan Filbert Wijaya, S.sn, ME.
Investment advisor, praktisi investasi dan inspirator investasi
@ryanfilbert 
www.ryanfilbert.com
www.facebook.com/ryanfilbertdotcom