Menjadi Pakar Investasi Belajar dari Pakar Dunia part 1

“Investing should be more like watching paint dry or watching grass grow. If you want excitement, take $800 and go to Las Vegas.   -Paul Samuelson

Sebuah kutipan investasi yang menarik ini datang dari seorang ekonom amerika dan juga orang pertama di Amerika yang memenangkan hadiah nobel economic science. dia adalah Paul Samuelson.

 

Investasi menurut Paul, sama seperti melihat cat yang mongering atau melihat rumput yang tumbuh semakin panjang. Dimana jelas sekali rasa bosan yang akan muncul bila kita melihatnya sepanjang hari dan sepanjang waktu.

 

Bagi pemula yang memulai investasi sering berharap bahwa investasi itu bisa menguntungkan secara instant, hari ini dibeli besok sudah jadi bergunung-gunung keuntungannya, hal itu sebuah pemikiran yang sangat keliru. Investasi perlu waktu yang cukup panjang untuk bisa menghasilkan buahnya.

 

Ubahlah focus kita dari pertumbuhan rumput yang ada di taman dengan kesibukan kita sehari-hari, tanpa sadar rumput itu terasa tumbuh dengan cepat.

 

Itulah sebuah relatifitas waktu, dalam berinvestasi kita jangan selalu memperhatikan atas investasi yang kita tanamkan atau miliki, cukup pastikan itu ketka anda memulai keputusan untuk mulai berinvestasi padanya dan melihatnya berkala dalam jangka waktu tertentu.

 

Perlu kita ingat juga investasi memiliki unsur resiko, sehingga ketika diawal, anda  ingin melakukan investasi, perlu dipertimbangkan resiko awal dan keuntungan adalah hal yang kita lihat setelah resiko dapat kita terima.

 

Melihatnya setiap saat akan membuat anda merasa jenuh dan mulai berpikir investasi anda tidak tumbuh.

 

Memonitor secara berkala juga berbeda-beda dari setiap instrument investasi, perlu kita pahami bahwa sebuah investasi yang naik dan turunnya tinggi alias fluktuatif perlu waktu lebih panjang untuk melihatnya bertumbuh, dan investasi yang cenderung stabil dapat di monitor dengan range waktu yang lebih singkat.

 

Namun bila kita menginginkan sebuah kepuasan secara singkat, investasi bukanlah sebuah hal yang menjadi pilihan, melainkan hiburan dan tindakan konsumtif yang dapat membuat anda merasa puas dalam waktu singkat.

 

Salah satu contoh terbaik dalam sukses berinvestasi dapat kita ambil dari siapa lagi kalau bukan Warren Buffett. Buffett membeli saham GEICO, sebuah perusahaan asuransi yang turun dari $60 menjadi $2. Perusahaan tersebut hampir bangkrut tetapi Buffett malah membeli sahamnya dan terbukti menghasilkan kesuksesan besar. Contoh lainnya adalah Coca-Cola. Banyak orang merasa Coca-Cola adalah perusahaan yang sukses dan karena itu harga sahamnya sudah terlalu tinggi.  Harga saham Coca Cola sudah meroket lebih dari lima ratus kali lipat mulai dari tahun 1982 hingga tahun 1988. Tetapi Warren Buffett malah baru menginvestasikan uangnya sebesar lebih dari satu milayr dolar untuk membeli saham Coca Cola pada tahun 1988. Terbukti langkah tersebut membawa sukses dan harga saham Coca Cola naik sebanyak lima kali lipat dalam waktu enam tahun sejak dari 1988.

 

Maka belajar dari Buffett dan Paul, maka jelaslah sudah bahwa bahwa jika kita ingin kesenangan singkat bawalah uang anda ke Las Vegas dan bermainlah disana, bisa saja anda untung atau rugi namun kepuasan bisa anda dapatkan secara instant.

 

Ryan Filbert Wijaya, S.sn, ME.
Investment advisor, praktisi investasi dan inspirator investasi
@ryanfilbert
www.ryanfilbert.com
www.facebook.com/ryanfilbertdotcom
 
Tips : Gunakan ngaturduit.com untuk memonitor pengeluaran Anda