Mengenal Negative Investment di Indonesia : Transaksi Fiktif

 

 

Apa jadinya bila alamat yang diberikan adalah alamat palsu? Hmmm… mirip lagu, jawaban termudah adalah nyasar.

YAAAAAA…. Itulah yang akan kita rasakan ketika memilih investasi yang palsu dalam transaksinya.

Maksudnya palsu adalah transaksi untuk mengembangkan uangnya tidak dilakukan. Bagaimana mungkin bila uangnya tidak dikembangkan, uang yang kita investasikan tumbuh?

 

Skema ponzi sebenarnya juga termasuk dalam transaksi fiktif, namun pada bab ini sengaja saya pisahkan karena saya ingin menitikberatkan pada transaksi fiktif dalam bidang pasar modal. Pada kasus Madoff, Madoff menggunakan skema ponzi dalam kegiatan pasar modalnya sehingga transaksi Madoff juga terjerat pada perdagangan fiktif.

Dalam kondisi di pasar modal Indonesia ada beberapa undang-undang yang mengacu pada transaksi fiktif:

 

Pasal 91 UUPM

Pihak melakukan tindankan secara langsung/tidak langsung:

Dengan tujuan untuk menciptakan gambaran semu atau menyesatkan mengenai:

  • Kegiatan perdagangan
  • Keadaan pasar, atau
  • Harga efek di bursa efek

 

Pasal 92 UUPM

Pihak baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama pihak lain:

  • Melakukan 2 transaksi efek/lebih, baik langsung maupun tidak langsung
  • Menyebabkan harga efek di bursa efek tetap, naik atau turun
  • Dengan tujuan memengaruhi pihak lain untuk membeli, menjual atau menahan efek

 

Pasal 93 UUPM

Membuat pernyataan atau memberikan keterangan yang secara material tidak benar atau menyesatkan sehingga memengaruhi harga efek di bursa efek.

Apabila pada saat pernyataan dibuat atau keterangan diberikan:

  • Mengetahui/sepatutnya mengetahui bahwa penyataan tersebut secara material tidak benar/menyesatkan
  • Tidak cukup hati-hati dalam menentukan kebenaran material dari pernyataan tersebut

 

Salah satu efek dari memilih broker yang salah adalah bisa saja terjerumus pada perdagangan yang fiktif. Suatu hari saya pernah dihubungi rekan saya, dia pernah mendapati bertransaksi pada sebuah broker di Jakarta pada waktu itu broker Forex yang pergerakan harga di platform forex-nya tidak sesuai dengan keadaan pasar dengan menggunakan broker lain. Dan tidak berapa lama broker tersebut tutup. Meski saya belum pernah mendapati sendiri namun saya berkesimpulan bahwa bila kita tidak memilih broker yang baik dan legal maka bisa saja kita terjebak dalam trading fiktif. Dan jangan lupa baik kita untung maupun rugi broker tidak pernah rugi karena mereka mendapatkan keuntungan dari transaksi jual dan beli kita.

 

Sering kali saya mendapatkan berita mengenai rekomendasi untuk membeli dan menjual saham dengan tidak memiliki dasar analisis yang terkesan rumor belaka. “Hajar kanan saham A, denger-denger…”. “Saham B TP xxxxxx beli sekarang Bandar mulai ngumpulin” Betul bukan? Nah sebenarnya hal tersebut terlarang loh.

 

Untuk para trader maupun investor pada pasar modal dan pasar berjangka untuk menghindari diri dari saran fiktif dan rekomendasi menyesatkan ini adalah beberapa tipnya:

  •  Bila mendapatkan berita mengenai rekomendasi saham atau pasar sebaiknya ditunjang dengan sumber berita yang kredibel. Perusahaan ataupun website yang kredibel adalah yang menyajikan berita lebih secara global
  • Pada setiap perdagangan di sektor mana pun pastikan menggunakan broker yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya
  •  Berhati-hatilah dengan informasi yang hanya berupa berita dengan kata-kata awal “dengar-dengar” dan”katanya” tanpa kredibilitas yang jelas
  • Untuk saham bagi pemula jangan tergiur dengan untung pada saham yang kapitalisasinya kecil namun berfluktuasi tinggi, usahakan bertransaksi pada saham yang besar volume perdagangannya secara rata-rata
  • Gunakan analisis yang baik dan konsisten serta disiplin

 

By Ryan Filbert, base on Buku Negative Investment : Kiat Menghindari Kejahatan dalam Dunia Investasi

Ryan Filbert adalah praktisi dan inspiratory investasi di Indonesia, best seller author ‘Investasi Saham ala Swing Trader Dunia’ dan ‘Menjadi Kaya dan Terencana dengan Reksa Dana’.

 

Ryan Filbert Wijaya, S.sn, ME.
Investment advisor, praktisi investasi dan inspirator investasi
@ryanfilbert 
www.ryanfilbert.com
www.facebook.com/ryanfilbertdotcom