“Mengenal Moving Average”

Agar bisa mendapatkan waktu dan harga yang tepat untuk membeli suatu saham diperlukan suatu dasar. Bagi sebagian orang dapat menggunakan data keuangan perusahaan berupa laporan keuangan yang akrab disebut analisa berdasarkan Fundamental. Bagi sebagian orang ada yang menggunakan berita sebagai dasar membeli maupun menjual yang dapat dikatakan sebagai news, Bagi sebagian orang membeli saham dengan menggunakan feeling atau perasaan yang dalam bahasa kerennya dapat disebut gambling analysis J, namun ada juga yang menggunakan grafik-grafik sederhana hingga rumit untuk mendapatkan keputusan beli atau jual terhadap sahamnya yang akrab disebut dengan analisa Teknikal.

Komponen dasar dari grafik rumit tersebut sebenarnya hanya 2 yaitu, harga saham dan volume perdagangan saham yang diupdate setiap hari. Dari 2 komponen dasar itu berkembang jadi ratusan bahkan ribuan cara untuk diolah dan dipakai sebagai keputusan jual beli.

Ada 1 komponen atau indicator analisa teknikal yang umum digunakan dan tidak tergolong sulit untuk dibaca, indicator tersebut bernama Moving average. Moving average adalah sebuah indicator yang didapat dengan membuat rata-rata harga selama beberapa hari. Jadi bila disebut moving average 10, maka garis yang terbentuk adalah akibat dari rata-rata harga dari 10 hari bursa kebelakang atau harga yang lalu. Bukan 10 hari rata-rata bursa kedepan lho, itu namanya ramalan J

Moving average yang terbentuk dari rata-rata X hari harga saham disebut dengan simple moving average. Ya benar! Bila ada yang simple berarti ada yang tidak simple! Pada bagian ini saya coba jelaskan yang simple dulu J

Apabila kita menggunakan 2 moving average berbeda, misalnya moving average (MA) 10 dan MA60 maka hasil garis yang terjadi akan berbeda. Saya menggunakan MA10 karena saya ingin melihat harga rata-rata 2 minggu bursa yang saya bandingkan dengan 3 bulan bursa. Bila ditemukan MA10 memiliki garis diatas MA60 dapat dikatakan harga saham tersebut sedang dalam keadaan menguat dalam 3 bulan terakhir dan bila MA10 berada di bawah MA60 maka dikatakan sedang melemah dalam 3 bulan terakhir.

Dalam suatu kondisi tertentu kedua MA tersebut dapat saling bersilangan, bila MA10 memotong dari bawah menembus MA60 keatas dalam bahasa gaulnya disebut golden cross dapat berarti saham tersebut mengalami usaha penguatan terhadap harga sahamnya yang bagi sebagian orang berarti saat membeli saham tersebut. Dan bila MA10 dari atas menembus ke bawah MA60 yang dalam bahasa planet nya disebut death cross bagi sebagian orang dapat dikatakan saatnya menjual sebab saham tersebut telah memiliki harga yang mulai lebih rendah dari rata-rata 3 bulan terakhirnya.

Next, mengenal moving average lainnya

Salam Investasi untuk Indonesia

Oleh Ryan Filbert Wijaya,S.Sn,ME.
Investment advisor, praktisi pasar modal, penulis buku “Investasi Saham ala Swing Trader Dunia” dan “Menjadi Kaya dan Terencana dengan Reksa Dana. www.Treinamento.co.id | www.RyanFilbert.com | Fb: Ryanfilbertdotcom | @RyanFilbert | Youtube : /ryanfilbert