Mengelola Kas

Disiplin Atas Budget

Langkah awal yang harus Anda lakukan setelah menerima gaji adalah menyusun budget. Berapa pun besarnya penghasilan Anda, sebaiknya jadikan aktivitas ini sebagai rutinitas Anda. Tujuan penyusunan budget ini adalah sebagai acuan bagi pengeluaran Anda selama satu bulan ke depan dan di akhir bulan, budget ini akan digunakan untuk mereview pengeluaran Anda sehingga Anda akan tahu untuk hal-hal apa saja uang Anda digunakan. Dus, Anda akan tahu tipe spender seperti apa Anda sebenarnya dan ke mana saja larinya uang-uang Anda.

Untuk mendapatkan budget ideal, buatlah catatan mengenai pengeluaran Anda minimal selama tiga bulan. Lakukanlah review atas ketiga catatan tersebut dan perhatikan ke mana saja larinya uang Anda. Jika Anda merasa tidak puas dengan catatan pengeluaran Anda karena menemukan begitu banyak uang yang sepertinya tidak perlu dibelanjakan, maka hilangkan atau kurangi frekuensi Anda dalam membelanjakan uang tersebut di bulan berikutnya. Setelah Anda melakukan review atas ketiga catatan tersebut, maka sekarang Anda siap untuk menyusun budget.

Di akhir bulan, Anda harus membandingkan antara budget yang telah Anda susun di awal dan pengeluaran aktual Anda. Jika ternyata ada selisih yang cukup besar, periksa pos apa saja yang menyebabkan selisih tersebut. Namun, jika keduanya sudah pas, pertahankan kedisiplinan Anda tersebut.

Tips Menjaga Kas

1. Buatlah budget yang realistis
Budget yang Anda buat sebaiknya bisa merepresentasikan diri Anda. Seperti halnya diet, keputusan Anda untuk berhemat secara ekstrim hanya akan membuat uang Anda lebih banyak dibelanjakan di bulan berikutnya.

2. Jangan tergoda untuk mengambil pos dana yang lain
Jika kas dalam suatu pos sudah hampir habis sebelum waktunya, jangan tergoda untuk mengambil kas dari pos yang lain. Misal, kas dalam pos belanja aksesoris sudah habis dan Anda masih ingin berbelanja aksesoris, maka tahan keinginan Anda untuk mengambil kas dari pos lain untuk memenuhi keinginan Anda untuk berbelanja. Fitur cash manager akan sangat membantu Anda dalam hal ini.

3. Manfaatkan fasilitas internet banking atau mobile banking
Fasilitas ini akan sangat membantu dalam memberikan informasi mengenai posisi kas Anda sekaligus peringatan dini jika posisi kas sudah mulai mengkhawatirkan.

4. Gunakan kartu debit untuk pembelanjaan konsumtif
Jika Anda gemar berbelanja barang-barang konsumtif, gunakanlah kartu debit sehingga Anda akan lebih paham posisi kas Anda.

5. Pergunakan kartu kredit sebagai alat tunda bayar, bukan penambah penghasilan
Tidak ada salahnya memiliki kartu kredit, namun bijaklah dalam menggunakannya. Pergunakan kartu kredit untuk transaksi yang memang hanya bisa dilakukan dengan kartu kredit dan setelah itu, catat dengan baik jenis transaksi dan besarnya nilai transaksi yang baru saja Anda lakukan. Anda harus memastikan bahwa Anda memiliki kas untuk membayar seluruh transaksi yang Anda lakukan dengan kartu kredit Anda saat jatuh tempo pembayaran tagihan.

Saat Anda sudah mampu menjadikan kebiasaan ini sebagai rutinitas Anda, maka Anda akan lebih mudah mengelola dan mengontrol kas Anda.

Ratih Nurmalasari (Associate Planner)
ZAP Finance
Gedung Menara Prima lantai 26D
Jl. Lingkar Mega Kuningan
Jakarta 12950
Telp. (021) 5794-8059
Fax. (021) 5794-8057
Twitter: @zapfinance
Email: info@zapfin.com

Lakukan manajemen keuangan dan investasi dengan mudah di http://www.ngaturduit.com
ralph lauren outlet uk,ralph lauren italia shop,christian louboutin outlet,louis vuitton bags sale uk,ralph lauren polo

Tags:,