Mempersiapkan Pendidikan Anak dengan Gaji Terbatas

Persiapan-Pendidikan-ngaturduit.com

Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya dapat mengenyam pendidikan setinggi mungkin. Semakin tinggi pendidikan yang harus ditempuh sang anak, biaya yang dikeluarkan pun terbilang cukup besar. Permasalahannya, bagaimana jika penghasilan orang tua terbatas? Hal apa sajakah yang harus dipersiapkan orang tua untuk mempersiapkan pendidikan anak meskipun dengan gaji terbatas

Berikut ini tiga cara sederhana yang bisa Anda terapkan untuk menyiapkan dana pendidikan anak:

 

1. Atur Kembali Pos Pengeluaran

atur

Jika Anda rutin mengumpulkan struk pembelian atau pembayaran, hal ini akan memudahkan Anda untuk mengetahui pos pengeluaran mana yang banyak menyita dana tiap bulannya. Sayangnya, meskipun sudah dikumpulkan bisa saja struk tersebut hilang atau rusak. Jadi, sebaiknya setelah Anda mendapatkan struk, catat setiap pengeluaran pada buku. Meskipun terlihat repot tapi hal ini bisa menjadi cara yang efektif untuk mengevaluasi dan mengatur keuangan secara baik.

Jika Anda cukup melek digital, Anda juga bisa menggunakan aplikasi pencatat pengeluaran untuk memudahkan melakukan pencatatan.

Apa saja yang bisa dievaluasi dari pos pengeluaran rutin?

  • Biaya belanja bulanan. Anda bisa mengatur kembali jumlah barang belanja yang dibeli agar bisa terpakai secara maksimal. Selain itu Anda juga mulai bisa lebih disiplin dengan rencana daftar belanja saat berada di toko.
  • Biaya tagihan bulanan listrik dan air terus meningkat tiap bulannya. Berarti Anda harus mulai melakukan penghematan minimal dengan mencabut atau mematikan alat elektronik yang tidak digunakan.
  • Biaya transportasi pun dapat diperkecil dengan mencoba atau mencari alternatif akomodasi transportasi yang menelan biaya cukup besar.
  • Dengan mengefisiensikan pengeluaran Anda dapat mengalokasikan dana yang lebih untuk pendidikan sang buah hati.

 

2. Pilih Cara Untuk Mengumpulkan Dana Pendidikan

das_kelola_keuangan_XhA62IofDD-636767297031553717_jpg

Kunci dari menyusun keuangan yang terencana selain mengatur keuangan secara baik adalah menyiapkan dana dari sejauh mungkin. Namun, masih banyak orang tua yang belum menyadari pentingnya menyiapkan dana pendidikan anak sedari dini. Sehingga, saat si anak bentar lagi masuk sekolah atau universitas, orang tua kelabakan dan malah menimbun hutang.

Selain itu, kesalahan lainnya yang banyak terjadi adalah menggunakan asumsi biaya pendidikan tanpa menghitung kenaikan biaya pendidikan karena faktor inflasi. Mudahnya, Anda dapat menghitung inflasi tahun ini dengan mengkalikan dua. Misalkan inflasi tahun ini 6%, berarti tahun depan inflasi diperkirakan 12%.

Nah, setelah menghitung asumsi biaya pendidikan yang harus dikumpulkan, Anda tinggal mencari tahu dengan cara apa mengumpulkan dana pendidikan tersebut. Ada beberapa cara yang bisa Anda terapkan antara lain seperti menabung, berinvestasi seperti reksa dana, atau asuransi pendidikan.

Masing-masing cara memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Menabung konvensional terhitung aman tapi dana akan berhenti bila Anda meninggal. Beda lagi jika Anda menggunakan tabungan pendidikan, jika Anda meninggal, asuransi jiwa yang terdapat pada asuransi pendidikan akan menutup cicilan tabungan yang belum dibayar. Ada lagi, reksa dana pendidikan, asuransi pendidikan, dan investasi yang nilainya akan bertambah jika Anda menyimpan dananya lebih lama.

Sebelum memilih cara di atas, lebih baik Anda bertanya pada lembaganya langsung dibandingkan hanya melihat informasi dari internet, Anda juga bisa mencari informasi tambahan dengan bertanya pada kerabat yang telah menggunakan salah satu cara.

 

3.  Menyesuaikan Lembaga Sekolah yang Dipilih

GalleryAlbumId2156319166

Mulai mencari referensi sekolah dan bandingkan antara yang satu dan yang lainnya. Bukan hanya fasilitas dan visi misi sekolah atau universitas saja, Anda pun harus membandingkan bagaimana biaya yang dikeluarkan dari setiap sekolah atau universitas. Biaya apa saja yang harus dikeluarkan setiap bulan atau tahunnya. Sehingga Anda dapat memperhitungkannya secara rinci.

Pikirkan matang-matang kemampuan finansial Anda. Jika hanya memiliki satu orang anak dan tidak ada kebutuhan lainnya seperti hutang, mungkin Anda bisa mengoptimalkan dalam memilih sekolah untuk sang buah hati di sekolah yang ternama dan bergengsi.

Namun permasalahannya, sekolah yang mahal, bergengsi dan ternama tak menjamin menentukan kualitas dari sekolah dan universitasnya pun begitu dampak terhadap anak Anda. Jadi, jika biaya pendidikan nantinya tidak mencukupi untuk menyekolahkan anak di sekolah atau universitas ternama, jangan berkecil hati. Anda bisa menggunakan dana pendidikan lainnya untuk menambah kemampuan sang anak di bidang lainnya, seperti memberikan les yang anak sukai di luar sekolah.

Jadilah orang tua yang bijak dalam menyiapkan dana pendidikan sang buah hati. Dimulai dari disiplin dalam mengatur keuangan, mengurangi rasa ego untuk membeli barang yang diinginkan tetapi kurang dibutuhkan, dan mulai memikirkan sekolah mana yang terbaik untuk sang anak. Semakin dini Anda menyiapkan dana pendidikan sang buah hati, semakin banyak dana yang bisa Anda kumpulkan, dan akan menghasilkan yang terbaik untuk pendidikan sang anak.