Mempersiapkan Dana Pernikahan Impian

Berdamai dengan Biaya pernikahan

Sulitkah mempersiapkan dana pernikahan? Menurut riset yang dilakukan oleh Wolipop, satu dari tiga wanita mengalami kesulitan dalam menyiapkan dana pernikahan. Responden dari riset ini juga mengungkapkan kesulitan untuk tetap disiplin atas anggaran pernikahan yang telah disusun. Selain itu, faktor budaya di Indonesia pun memegang peran yang cukup signifikan dalam menentukan anggaran pernikahan. Hal ini dibuktikan oleh 28% wanita sulit mempertemukan dua keinginan keluarga ketika akan menikah, terlebih jika kedua keluarga tersebut berbeda kebudayaan. Tak jarang pula pesta perkawinan menjadi etalase status sosial si empunya hajat. Permasalahan ini sebenarnya bisa disiasati dengan penyusunan dana pernikahan secara cermat.

 

Menyiapkan Anggaran

Bisa menyelenggarakan pernikahan sesuai apa yang diharapkan tentu akan menjadi kenangan yang takkan terlupakan. Namun demikian, pernikahan hanyalah sebuah momen bagi suatu pasangan menjajaki fase baru dalam kehidupan. Jangan sampai momen berharga ini malah menyisakan permasalahan finansial yang justru menjadi beban di awal biduk rumah tangga. Oleh sebab itu, Anda dan pasangan harus benar-benar disiplin atas komitmen mempersiapkan dana pernikahan.

 

Pertama, kapan waktu ideal untuk mempersiapkan dana pernikahan? Dana pernikahan bisa disiapkan oleh dua pihak, yaitu orang tua maupun anak. Bagi orang tua, dana pernikahan sebaiknya mulai disiapkan sejak anak masih remaja sehingga cicilan investasi akan lebih ringan. Sementara bagi anak, dana ini sebaiknya mulai disiapkan sejak pertama kali mendapatkan penghasilan. Terlebih jika anak ini kemudian masih tinggal bersama orang tua, maka tidak ada alasan untuk tidak menyiapkan dana ini.

 

Kedua, tentukan gambaran pernikahan seperti apa yang Anda impikan. Ini akan memberikan arahan dalam memperkirakan anggaran dan uang yang harus disisihkan secara rutin. Jika ternyata tanggal pernikahan sudah terlalu dekat dan uang yang disisihkan belum mencapai target, ada baiknya Anda dan pasangan mempertimbangkan pernikahan minimalis dengan memisahkan antara yang wajib dan yang tambahan. Hal wajib ini tentu saja berupa prosesi yang akan mensahkan Anda dan pasangan sebagai suami-istri, baik secara agama maupun hukum. Sedangkan, hal yang sifatnya tambahan antara lain berupa hantaran lamaran, pernak-pernik pesta pernikahan, dan bulan madu.

 

Pesta pernikahan sering kali menjadi primadona acara sehingga dana yang tersedot untuk hal ini pun paling besar dan tak jarang pula kasus di mana orang tua akhirnya menggadaikan bahkan menjual aset hanya untuk gemerlap pesta pernikahan sehari. Untuk mencegah kejadian serupa terjadi pada Anda, buatlah daftar keperluan pesta, seperti lokasi pesta, gaun pernikahan, katering, fotografer, undangan, dekorasi pelaminan dan ruangan sampai transportasi, berikut kisaran biaya sesuai preferensi. Anda bisa membandingkan total biaya apabila pernikahan Anda diatur sendiri oleh Anda dan keluarga atau wedding organizer. Kemudian, periksa jumlah uang yang sudah Anda miliki untuk tujuan ini. Jika ada kekurangan, mulailah menyisihkan uang untuk ditempatkan dalam produk-produk keuangan sesuai jangka waktu yang sudah ditargetkan. Sekali lagi, berapa pun besarnya biaya pernikahan, Anda harus tetap memiliki modal awal pernikahan.

 

Ketiga, berapa persen dari penghasilan yang ideal untuk disisihkan demi tujuan ini? Jawabannya tergantung dari kapan Anda berencana untuk menikah. Jika waktunya kurang dari satu tahun, tentu gaji yang harus Anda alokasikan lebih besar-bisa mencapai 10-30%, dan produk keuangan yang bisa digunakan terbatas pada produk-produk yang konservatif. Sementara, jika Anda merasa waktunya masih di atas dua tahun, Anda bisa menyisihkan paling tidak 10% penghasilan ke produk investasi yang lebih bertumbuh.

 

Bagi sebagian orang, momen pernikahan tentu rasanya tidak lengkap tanpa bulan madu. Sama halnya seperti menyiapkan dana pernikahan, dana bulan madu juga harus dipersiapkan dengan cermat. Jika Anda memiliki dana yang cukup untuk berbulan madu ke destinasi yang diinginkan, maka hal ini tidak terlalu menjadi masalah. Namun, jika dananya kurang mencukupi, ada baiknya Anda dan pasangan mencari alternatif destinasi bulan madu lain dengan tidak mengurangi esensi dari momen berharga ini. Alternatif lain apabila Anda dan pasangan memang sangat ingin pergi ke suatu destinasi bulan madu namun dana terbatas, Anda bisa menunda terlebih dahulu sambil mengumpulkan dananya.

 

Pisahkan dana bulan madu dari dana-dana lainnya dan tempatkan dalam suatu rekening khusus sehingga anggaran bulan madu Anda tidak membengkak. Anda juga bisa memanfaatkan kartu kredit yang menawarkan fitur khusus untuk perjalanan wisata dengan catatan Anda tetap berkomitmen pada anggaran Anda. Live a beautiful life!

 

Ratih Nurmalasari (Associate Planner)
ZAP Finance
Gedung Menara Prima lantai 26D
Jl. Lingkar Mega Kuningan
Jakarta 12950
Telp. (021) 5794-8059
Fax. (021) 5794-8057
Twitter: @zapfinance
Email: info@zapfin.com

 

Lakukan manajemen keuangan dan investasi dengan mudah dihttp://www.ngaturduit.com

cheap ralph lauren polo,polo ralph lauren italia online,cheap christian louboutin sale,ralph lauren polo soldes,louis vuitton outlet uk