Membeli Barang Secara Ekonomis Namun Tetap Fashionable

Fashion-NgaturDuit.com

Seringkah Anda mendengarkan jargon bahwa belanja itu harus ekonomis saat seseorang berbelanja? Apa arti ekonomis sebenarnya? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ekonomis merupakan, bersifat hati-hati dalam pengeluaran uang, penggunaan barang, waktu; tidak boros; hemat. Pada saat Anda berbelanja secara ekonomis, Anda akan mendapatkan dua keuntungan sekaligus yaitu kualitas yang bagus dan harga yang terjangkau’.

Tapi, penggunaan ekonomis ini acapkali kalah dengan peribahasa, “Ada uang, ada barang.” Sehingga kualitas yang baik, dianggap hanya dimiliki oleh brand ternama. Hal itulah yang membuat orang rela merogoh kocek yang sangat dalam hanya untuk membeli satu barang.

Saat Anda membeli barang fesyen branded, Anda akan memerlukan waktu rata-rata yang lebih lama untuk mengumpulkan dana dan juga memilih barang yang akan dibeli. Karena, dana yang dikeluarkan bukanlah nominal yang sedikit, sehingga Anda pasti ingin puas dan terlihat cocok saat mengenakannnya, bukan?

Membeli dan mengenakan barang branded memang membuat Anda lebih percaya diri dan terlihat fashionable. Namun, jangan sampai uang yang Anda kumpulkan habis sekejap untuk membeli barang yang konsumtif, bukan barang yang memberikan investasi tinggi (produktif).

Menurut Farmoosh Torabi, penulis “You’re So Money”, ada hal yang bisa dilakukan untuk terlihat fashionable namun tetap hemat. Yaitu mengeluarkan daftar luxury item seperti kacamata hitam. Menurutnya kacamata hitam itu “Cepat rusak dan hilang!” Asalkan sebuah kacamata memiliki fungsi yang semestinya untuk melindungi dari sinar UV, beli saja yang murah dengan model serupa rancangan desainer.

Bagaimana jika hal yang dilakukan Farmoosh Torabi ini Anda terapkan ketika akan membeli barang. Apa tujuan Anda membeli barang itu? Seberapa perlunyakah Anda membeli barang itu? Berapa uang yang Anda miliki?

Sebagai contoh, saat ini Anda membutuhkan baju baru untuk pergi ke kantor. Anda dapat membeli dengan trik “setelan cerdas” yaitu dengan membeli satu setelan maskulin yang terlihat elegan, kemudian mengenakan celana dan jas secara terpisah. Kunci dari trik setelan cerdas adalah memadu padankan barang yang baru dibeli dengan barang yang sudah lama dimiliki. Belilah pakaian yang berwarna netral, agar tak lekang dimakan waktu, dan memudahkan Anda untuk menambah asesoris dengan warna-warna baru.

Berbelanja adalah cara tercepat untuk membuat orang memiliki gaya hidup yang konsumtif, jauh dari sikap ekonomis. Sekarat atau tidaknya isi dompet yang Anda miliki bergantung Anda dapat membedakan mana kebutuhan dan keinginan. Saat Anda akan membeli barang dan Anda berpikir dalam waktu yang cukup lama, “Beli, beli, tidak, beli, tidak.” itu adalah tanda kalau Anda tidak perlu membelinya.