Memancing Tabungan dengan Hadiah (3)

undian hadiah bank

Setelah sebelumnya menjelaskan mengenai strategi pemasaran dengan hadiah oleh bank (seri ke-1, seri ke-2), mari kita bedah apakah menguntungkan atau tidak bagi (calon) nasabah.

1. Membuka rekening mendapatkan hadiah langsung
Bagi (calon) nasabah, model penawaran hadiah ini tidak merugikan karena sejak rekening selesai dibuka, nasabah bisa bebas melakukan penarikan dan menggunakan uangnya. Tapi sebenarnya tidak menguntungkan juga karena hadiah Bank biasanya murah nilainya seperti alat tulis, buku catatan, payung dan sebagainya. Selain itu, tentu hadiah seperti di atas kurang menarik.

2. Menyimpan dana yang dikunci’ selama jangka waktu tertentu, berhadiah langsung
Untuk model ini, kami mengambil contoh dari salah satu promo yang belum lama ini diadakan oleh sebuah Bank besar. Hadiahnya cukup wah, yaitu sebuah HP premium dengan harga ritel Rp.8jt. Syaratnya mudah; hanya bersedia agar duit Anda sebesar Rp.550jt dikunci selama 6 bulan. Tidak punya Rp.550jt? Tenang.. Boleh dicicil! Dengan hanya setoran pertama Rp.250jt dan setoran bulanan 5jt, cukup dikunci selama 12 bulan (dana akhir, termasuk bunga = Rp.313jt) dan Anda bisa membawa pulang HP senilai 8jt. Kurang lebih untuk dua metode pembayaran itu, kita mendapatkan return 3% per tahun. Luar biasa bukan? Betul, luar biasa kecil sekali… Deposito saja bunganya 7% lho!

Namun jika memang duit Anda sudah terlampau banyak dan sudah bingung mau diapakan lagi, boleh lah mengikuti program ini. Hanya untuk sekedar memarkir uang sementara saja. Untuk penawaran ini nasabah perlu mempertimbangkan harga dari hadiah dan juga pilihan alternatif agar dana tersebut bisa menjadi lebih produktif.

3. Kelipatan saldo tertentu akan memperoleh poin yang dapat ditukarkan dengan hadiah 
Jika menghitung dengan model poin, biasanya akan membutuh banyak poin untuk ditukarkan dengan sesuatu. Kami simulasikan dengan contoh berikut:

  • 500 poin bisa ditukarkan dengan voucher belanja 100ribu.
  • 1 poin didapatkan untuk setiap kelipatan Rp.100rb di saldo

Dengan demikian, untuk mendapatkan voucher belanja senilai 100rb, nasabah harus memiliki saldo rata-rata Rp.5jt selama 10 bulan ATAU Rp.50jt selama 1 bulan. Jika dihitung returnnya, kurang lebih 2.5% per tahun. Sekarang silahkan hitung sendiri berapa dana yang harus dimiliki untuk mendapatkan hadiah gadget atau sepeda motor :)

4. Setiap kelipatan nominal tertentu ditabungan maka nasabah akan memperoleh poin undian.
Undiah bisa berhadiah yang wah seperti liburan, motor, bahkan mobil mewah!
Sebenarnya ini adalah kombinasi program hadiah langsung dengan pengumpulan poin. Bedanya, tidak semua yang ikut program akan mendapatkan hadiah sehingga nilai hadiah yang diberikan bisa lebih besar yang tentu membuatnya lebih menarik.
Sebagai nasabah, bagaimana peluang menang? Mari kita gunakan ilmu probabilitas saja. Jika jumlah nasabah di suatu bank ada 5.000.000 rekening, maka kesempatan memenangkan undian adalah 1:5.000.000. Jika ada 100 hadiah, maka kesempatan menjadi 1:50.000. Kesempatan yang sangat kecil sehingga jangan terlalu berharap memenangkan hadiah undian mobil atau motor.

Yang memenangkan hadiah undian biasanya memang kaget jika terpilih sebagai pemenang, karena hanya mengumpulkan uang di tabungan secara regular untuk keperluan di masa depan

Kesimpulan
Return yang diberikan bank dalam promosi berhadiah sangat kecil. Seperti yang sudah dihitung di atas, return berkisar antara 2-3%. Sedangkan jika bank menaruh uang di Sertifikat Bank Indonesia mereka akan mendapatkan bunga 6%. Artinya, jika bank hanya menyimpan uang nasabah hasil program promosi berhadiah di BI, mereka sudah untung, apalagi jika mereka salurkan untuk kredit!
Pertanyaan selanjutnya adalah, APAKAH PROGRAM BERHADIAH menguntungkan? Saya melihat strategi promosi berhadiah pertama (hadiah langsung) dan kedua (dikunci) sebenarnya merugikan nasabah. Hadiah langsung nilainya kecil jadi untuk apa dikejar, sedangkan jika uang kita dikunci, kita tidak bisa pakai dananya.

Sekarang saya tanya… Jenis dana apa yang selalu diwanti-wanti oleh para Perencana Keuangan yang harus kita miliki? Ya, Dana Darurat! Salah satu kondisi dimana program berhadiah bisa memberikan keuntungan adalah untuk dana darurat. Saat mengumpulkan dana darurat, tidak ada salahnya kita mencari bank yang sedang ada promosi pengumpulan poin untuk ditukar dengan hadiah. Nilainya memang kecil, namun dana darurat kan memang tidak mengharapkan return! Bisa juga adanya hadiah akan meningkatkan semangat kita untuk menabung dana darurat tersebut. Jika Anda mau lebih coba-coba, silahkan juga pilih model undian, siapa tahu menang hadiah.
Akhir kata, meskipun hadiah bisa menggiurkan, belum tentu menguntungkan. Oleh karena itu kita harus hati-hati dan selalu perhatikan syarat dan ketentuan tiap program. Hadiah sebaiknya hanya dianggap sebagai bonus, bukan sebagai tujuan utama menabung di suatu bank. Tetap perhatikan kualitas bank, layanan dan jaringan yang ada. Jangan gara-gara hadiah yang nilainya tidak seberapa, Anda jadi kesulitan bertransaksi.

User Rating: 3.5 (2 votes)
Sending
  • Mitchell Naibaho

    Hello.. informasi ini sangat bermanfaat. Jadi ngerti.
    Ohya, membandingnya return tabungan dgn hadiah2 itu terhadap bunga deposito, harus dipertimbangkan bunga depositonya itu gross. Karna bunga deposito dipotong pajak 20%. Biar apple to apple.. :)

  • http://www.solihul.blogspot.com boy_sweet

    boleh dicoba deh… tp apa jdnya punya uang bnyk kyk saat ni gw pgang 300jt.. tp gw suka jln2 ma kolexsi gatget terbaru dll gaya hidup yg lain…