Manajemen Keuangan untuk Persiapan Memiliki Tempat Tinggal

Rumah keluarga - ngaturduit.com

Harga rumah bisa dibilang naik terus menerus. Di berbagai kota besar dan wilayah harganya dari tahun ke tahun mengalami kenaikan. Ada pula rumah yang berharga murah dengan bentuk subsidi, namun tentunya dengan fasilitas terbatas. Nah bagaimana jika Anda tertarik untuk membeli rumah premium atau apartemen?

“Harga rumah terus naik tapi gaji stagnan, ah kapan bisa kebeli rumah?” Mungkin pertanyaan tersebut sering Anda lontarkan saat bersama keluarga atau rekan kerja. Pola pikir inilah yang sebaiknya Anda hilangkan, karena Anda masih bisa membeli rumah, asalkan Anda dapat mengelola keuangan atau melakukan manajemen keuangan. Memang terdengar klise tapi mengelola keuangan faktanya sulit untuk dilakukan, karena berhubungan dengan kedisplinan.

Beberapa cara mudah yang bisa Anda lakukan untuk mengelola keuangan untuk menyiapkan tempat tinggal di antaranya:

 

Mengubah Gaya Hidup

lifestyle

Biaya konsumtif akan menyita hampir 50% pendapatan, jika Anda tak mampu mengendalikannya. Alih-alih mengumpulkan dana untuk membeli rumah, gaya hidup konsumtif ini akan membuat Anda hanya mengumpulkan bon atau kupon hasil berbelanja atau nongkrong. Oleh karena itu, jika Anda ingin menyiapkan rumah sebaiknya mulai batasi atua mengatur lebih baik kegiatan makan di luar (café atau restoran), nonton di bioskop, hingga berbelanja barang yang tidak dibutuhkan.

 

Lunasi Utang yang Dimiliki

lunasi hutang

Jika Anda memiliki utang cicilan motor, barang atau kartu kredit sebaiknya segera lunasi hutang Anda. Salah satu caranya bisa dengan menggunakan bonus uang dari kantor. Utang hanya akan mengurangi dana untuk menabung, apalagi utang dengan bunga tinggi. Oleh karena itu, prioritaskan utang yang memiliki bunga tinggi untuk segera dilunasi.

 

Disipin dalam Menabung

savings__discipline

Sebelumnya, Anda harus sudah mengetahui kapasitas dana yang dimiliki perbulannya. Berapa pendapatan yang tersisa setelah dikurangi biaya makan, transportasi dan bayar tagihan, seperti listrik dan air. Setelah itu, dengan cara apa Anda ingin memiliki rumah atau apartemen dan target kapan Anda harus segera membeli rumah atau apartemen.

Idealnya, Anda dapat menabung 10 – 30 persen untuk menyiapkan membeli rumah atau apartemen, tergantung kondisi keuangan Anda. Disiplinkan setiap bulannya untuk menabung dengan nominal yang sama atau bahkan lebih tinggi. Kuatkan diri, untuk tidak menggunakan tabungan meskipun ada kebutuhan yang mendadak. Apabila tak mampu membiasakan diri untuk menabung, Anda dapat menggunakan system autodebet.

 

Pilih Investasi yang Sesuai

index

Menabung dan berinvestasi harus seimbang, asalkan kebutuhan pokok telah terpenuhi, hal tersebut juga baik jika Anda memiliki keinginan untuk memiliki rumah. Namun, untuk tujuan finansial, baik jangka panjang atau pendek, berinvestasi lebih cocok. Oleh karena itu, sebagai alternatif Anda dapat mengalokasikan 10 – 20 persen dari dana untuk menabung ke investasi emas logam, agar risiko yang didapatkan tidak terlalu tinggi.

Anda juga bisa memilih jenis investasi lain, sesuai dengan kondisi keuangan serta preferensi resiko Anda. Reksadana misalnya bisa juga menjadi salah satu pilihan. Anda bisa memilih beberapa jenis rekadana sesuai jangka waktu investasi Anda

Hal-hal yang disebutkan di atas adalah beberapa tips sederhana dalam mengelola keuangan untuk memiliki dana awal saat akan membeli rumah. Terlepas dari itu, masih banyak biaya yang harus Anda siapkan untuk membeli tempat tinggal, seperti: biaya sertifikat ataupun pajak. Oleh karena itu, persiapan dan kelola keuangan Anda untuk menyiapkan tempat tinggal minimal tiga tahun sebelum membeli.