Langkah Awal Meminimalisir Risiko Reksa Dana Bagi Fresh Graduate

investasi Fresh Graduate-NgaturDuit.com

Penghasilan seorang fresh graduate atau mereka yang baru mulai bekerja masih tergolong minim. Namun, bukan berarti seorang fresh graduate tidak mampu untuk berinvestasi. Dengan menyisihkan 10 persen dari total pendapatannya atau minimal dengan nilai uang Rp100.000,- ia sudah bisa berinvestasi.

Lalu, investasi apakah yang cocok dan aman untuk seorang fresh graduate? Reksa dana dapat dijadikan alternatif untuk berinvestasi mereka yang masih dalam tahap ini. Reksa dana merupakan investasi yang aman karena diawasi oleh Otoritas Jaksa Keuangan (OJK) dan dua lembaga yang saling mengontrol yaitu Manajer Investasi (MI) dan Bank Kustodian. Meski demikan, reksa dana tidak lepas dari resiko, tetapi tidak terlalu besar.

Apabila Anda seorang fresh graduate dan memilih untuk berinvestasi di reksa dana, beberapa hal di bawah ini dapat menjadi panduan Anda untuk meminimalisir resiko reksa dana.

 

Pahami Arti ‘High Risk High Return, Low Risk Low Return’


Dalam dunia investasi, istilah ‘High Risk High Return, Low Risk Low Return’ sangatlah populer. Istilah ini secara umum bisa diartikan bahwa, semakin besar keuntungan yang kita inginkan maka semakin besar pula risiko yang akan ditanggung. Sebaliknya, semakin rendah keuntungan yang diperoleh, semakin rendah pula risiko yang ditanggung investor.

Nah jika sudah memahami arti jargon ini, Anda bisa mulai mengenal karakteristik dari reka dana.

 

Mengenal Karakteristik Reksa Dana


Secara umum, jenis reksa dana yang paling diminati yaitu reksa dana saham (RDS), reksa dana campuran (RDC), reksa dana pendapatan tetap (RDPT), dan reksa dana pasar uang (RDPU).

  • Reksa dana saham, memiliki risiko yang tinggi tapi untung yang besar. 80 persen dana investasi ditempatkan pada saham.
  • Reksa dana campuran, risiko lebih rendah dari saham. Dana investasi ditempatkan pada instrumen surat utang, saham, dan produk investasi lainnya.
  • Reksa dana pendapatan tetap, umumnya dana investasi ditempatkan pada obligasi dan surat utang.
  • Reksa dana pasar uang merupakan reksa dana yang paling stabil. Dana keseluruhan investasi dijatuhkan ke dalam surat berharga efek pasar uang.

Tujuan Investasi Menentukan Reksa Dana yang Dipilih


Rata-rata tujuan fresh graduate dalam berinvestasi adalah untuk membeli mobil atau mengumpulkan dana pernikahan. Bisa juga untuk usaha atau melanjutkan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi.

Tujuan yang dipilih, bergantung dengan jangka waktu yang digunakan untuk memilih reksa dana. Untuk jangka waktu satu tahun dapat mengambil reksa dana pasar uang, lima tahun dapat mengambil reksa dana pendapatan tetap atau campuran, dan jika jangka waktu yang diambilnya sepuluh hingga 15 tahun dapat memilih reksa dana saham.

Cermat dalam Memilih Manajer Investasi (MI)


Selain memilih reksa dana yang sesuai, memilih perusahaan Manajer Investasi yang tepat juga mampu meminimalisir risiko. Tentu saja hal ini karena MI bertugas mengelola modal investasi. Cari tahu pengalaman dan lamanya perusahaan MI, cek apakah memiliki kinerja yang konsisten, pelajari isi dan laporan keuangan MI untuk mengetahui gaya berinvestasinya, dan tidak lupa untuk mengecek tarif yang diberikan MI, karena akan berbeda-beda sesuai dengan kompetensinya.

Itu tadi panduan dasar bagi mereka para fresh graduate yang ingin mulai untuk berinvestasi. Investasi sejak dini menjadi penting terutama yang ingin mendapatkan keuntungan dari nilai investasi dalam jangka waktu yang lama.

Dua hal penting yang bisa di-highlight dari langkah awal adalah mempejalari karakter dari masing-masing reksa dana serta mempelajari Manajer Investasi yang akan dipilih.