Keuangan dan Kebahagiaan

 

Adakah hubungan antara keuangan dengan kebahagian? Jika kita melihat hasil survei Badan Pusat Statistik, maka jawabannya adalah ada. Hasil survei yang diadakan pada tahun 2013 kemarin, adalah kebahagiaan masyarakat Indonesia, salah satunya dipengaruhi oleh pendapatan. Semakin tinggi pendapatan, maka tingkat kebahagiaan mereka akan semakin tinggi. Masalahnya sekarang adalah, seberapakah nilai tinggi itu, supaya kita bisa merasa bahagia?


Dengan pendapatan sebulan sebesar 1 juta apakah kita bisa merasa bahagia? Pendapatan 5 juta? 10 juta? 100 juta? Jawabannya sangatlah relatif. Ada yang merasa bahagia, ada yang tidak. Tergantung masing-masing dari kita dalam menyikapinya. Jika ada yang bahagia dengan penghasilan 1 juta sebulan, berarti dia bisa memenuhi semua kebutuhannya dengan nilai tersebut. Begitu pun dengan yang penghasilan di atasnya.

 

Salah satu kunci kebahagiaan terkait dengan keuangan adalah kendali diri. Bayangkan jika anda tidak memiliki kendali diri, bisa jadi anda ingin memiliki semua hal. Dan ketika anda menginginkan semua hal, sebagian atau seluruhnya akan membutuhkan uang. Ketika keuangan anda tidak mampu mengakomodir semua atau sebagian besar keinginan tersebut, bisa jadi kebahagiaan anda yang akan jadi korbannya.

 

Anda mungkin berpikir bahwa kenaikan gaji akan menjawab segala keinginan anda sehingga akan mencapai kebahagiaan anda. Masalahnya ketika gaji naik, mengikuti di belakangnya adalah ekspektasi yang juga meningkat. Bahkan hal ini diperkuat oleh hasil studi para Psikolog di Amerika Serikat, Philip Brickman dan Donald Campbell pada tahun 1970-an. Dalam tulisan esai mereka, dikatakan bahwa ketika penghasilan atau gaji seseorang mengalami peningkatan, maka terdapat peningkatan juga pada ekspektasi dan hal-hal yang mereka inginkan dalam hidup.

 

Alasan inilah yang mendasari kenapa kendali diri menjadi penting. Setinggi apapun (kenaikan) penghasilan anda, jika tidak didukung oleh kendali diri yang baik, maka hasilnya bisa jadi percuma. Tanpa kendali diri, anda niscaya sulit untuk bisa merasa cukup dan puas. Dan kalau sudah begini, seberapapun tingginya penghasilan yang anda miliki, akan terasa kurang. Nah, kira-kira apakah anda bisa merasa bahagia jika disaat yang sama anda selalu merasa kurang puas?

 

Avian Dwiputra | @sayaAvi
COO & Senior Advisor Ardana Consulting

 

Lakukan manajemen keuangan dan investasi anda dengan mudah di http://www.ngaturduit.com

ralph lauren outlet,polo ralph lauren italia,christian louboutin australia,louis vuitton bags uk,ralph lauren outlet online