Kenapa Hemat Pangkal Kaya Bukan Mitos?

hemat

Anda yang hidup di Indonesia pasti pernah mendengar ungkapan hemat pangkal kaya. Ungakapan ini menjadi salah satu nasihat paling populer tentang masalah keuangan.

Tetapi saking seringnya nasihat ini diberikan, makna yang terkandung di dalamnya jadi kurang mengena. Ajakan untuk menjadi hemat malah guyonan saja dan tidak mempan lagi. Padahal ungkapan hemat pangkal kaya itu bisa menjadi nasihat yang cukup baik untuk Anda yang ingin memiliki dana berlebih.

Meski terasa sederhana namun ungkapan hemat pangkal kaya bisa ditarik sisi positifnya. Fokuskan pada kata hemat atau menghemat dan bukan pada kata kaya. Meski jika kita menghemat secara serius, berstrategi dan kontinyu bukan tidak mungkin Anda bisa menjadi kaya.

Menghemat tidak sama dengan pelit, menghemat berarti cerdas untuk mengatur keuangan dan mengfokuskan pada pegeluaran yang memang perlu dan dibutuhkan, dan bukan hanya pada barang yang diinginkan. Menghemat juga bukan berarti Anda tidak bisa membeli barang selain yang dibutuhkan, bukan berarti tidak boleh berlibur atau membali barang yang sudah Anda incar sejak lama.

Menghemat lebih pada proses perencanaan, agar tujuan yang penting bisa tercapai dan keinginan lain pun bisa terpenuhi. Jika Anda menghemat saat berbisnis, melakukan pengeluaran sesuai dengan yang dibutuhkan dan berinvestasi pada strategi yang tepat, tidak mustahil Anda pun bisa sukses dan kaya.

Cara berhemat bisa dilakukan dengan berbagai cara, bisa cara tradisional dengan menyimpan di bank atau bisa pula dengan cara lain.

Misalnya, menghemat bisa dikombinasikan dengan investasi, agar Anda memiliki uang berlebih atau istilahnya kaya. Uang yang Anda sisihkan saat berhemat bisa dimasukkan pada instrumen investasi tertentu, yang nantinya bisa Anda nikmati dikemudian hari. Apakah itu untuk berlibur, untuk biaya pendidikan atau untuk modal usaha.

Cara berinvestasi pun bisa beragam, misalnya lewat reksa dana, saham, komoditas, forex atau investasi emas. Yang terpenting adalah mempelajari semua resiko agar tidak salah langkah.

Berhemat terlihat seperti sebuah kegiatan sederhana. Menyisihkan uang dari pengeluaran pokok atau tidak membelanjakan uang untuk jangka waktu tertentu. Namun cara ini cukup ampun agar keuangan bisa teratur. Dikombinasikan dengan berinvestasi, uang yang didapatkan dari berhemat bisa memberikan keuntungan dikemudian hari. Jadi hemat pangkal kaya bukan hanya sekedar jargon jadul, apalagi mitos, tetapi merupakan nasihat yang masih relevan di era digital.

Tags:,