Ini Dia Obat Anti Stres untuk Urusan Duit

euro-870757

Apakah Anda pernah merasakan kondisi stres karena urusan uang alias duit? Akhir bulan dompet tipis,harus bayar pajak kendaraan atau kurang uang saat harus bayar uang muka rumah. Jika semua datang dalam waktu yang bersamaan, tentu saja kepala bisa pening tidak karuan.

Urusan kurang uang memang seringkali membuat kita pusing. Itu sebabnya, berstrategi atau membuat rencana keuangan menjadi sangat penting. Seperti apa perencanaan keuangan yang harus dilakukan agar kita tidak selalu didera pusing memikirkan duit?

 

1. Menabung

Jangan sepelekan kebiasaan orang tua kita dulu saat menyisihkan uang kecil dalam celengan.

Kenapa? Karena budaya menabung adalah trik merencanakan keuangan paling mudah. Bedanya, di zaman modern ini, cara menabungnya yang harus kita sesuaikan.

Pertama, jangan lagi menabung di celengan (kalau memang niat menabung untuk investasi). Kedua, menabunglah di awal bulan sebanyak 10% dari gaji kita. Ketiga, jangan ambil tabungan kita, kecuali untuk kebutuhan teramat penting.

 

2. Investasi

Kalau sudah punya cukup uang maka coba berinvestasilah. Tidak perlu investasi dalam jumlah besar, semisal tanah, bangunan, atau properti lain. Sekarang ini sudah banyak jenis investasi yang pas di saku, misalnya reksadana, asuransi, emas batangan, hingga deposito. Pos investasi inilah yang bisa kita cairkan dalam waktu tertentu untuk menambah pemasukan kita.

 

3. Pos Tagihan

Mulailah membuat daftar harta kita yang mengharuskan kita mengeluarkan sejumlah uang. Seperti pajak kendaraan, biaya perawatan berkala kendaraan, atau pajak bumi dan bangunan rumah. Lalu, datalah kapan waktu pembayarannya. Nah, sambil menunggu waktu, kita bisa mencicil setiap bulan agar kita tidak perlu pusing mencari uang saat jatuh tempo.

 

4. Visi 3 – 5 Tahun

Tidak hanya mengembangkan bisnis yang harus memiliki visi beberapa tahun ke depan tetapi mengatur keuangan pun demikian. Resep yang sama dengan yang digunakan untuk mengembangkan bisnis bisa juga digunakan untuk manajemen keuangan kita. Mari kita rancang target tiga sampai lima tahun ke depan,lalu 10 tahun ke depan, hingga 20 tahun ke depan. Contoh yang bisa dilakukan adalah misalnya dalam lima tahun ke depan kita akan memiliki dua rumah seharga masing-masing Rp 500 juta.

 

5. Diet Lifestyle

Mengatur keuangan bukan berarti kita tidak bisa menikmati hidup dari gaji yang kita hasilkan. Kita bisa tetap punya uang untuk hangout bersama teman dan kerabat tanpa perlu tiba-tiba merasa kekurangan uang. Caranya, kita bisa sisihkan gaji kita sebesar 30% untuk kebutuhkan lifestyle.

Dengan membuat standar ini, pengeluaran kita bisa terkontrol sehingga tidak akan mengambil pos pengeluaran lain dari gaji, yang berujung pada kurangnya uang saat benar-benar dibutuhkan.

 

6. Disiplin

Apa gunanya peraturan? Agar kita bisa “melangkah” dengan nyaman. Begitu pun peraturan

perencanaan keuangan kita. Patuhlah pada rencana yang sudah kita buat di atas, dijamin kita tidak perlu pusing lagi soal keuangan.