Ini Alasan Kenapa Menjaga Kesehatan Sama dengan Menjaga Keuangan

cost-943762_1920

Mencegah lebih baik daripada mengobati.

Pesan dari orang tua kita ini sebaiknya tidak kita dengarkan sambil lalu, karena ada ilmu manajemen finansial di balik kalimat singkat tersebut. Ya, menjaga kesehatan sama artinya dengan berinvestasi.

Tidak percaya? Mari kita bedah.

 

1. Kualitas Hidup Meningkat

Poin pertama ini adalah penjelasan paling mudah mengapa menjaga kesehatan itu berarti berinvestasi. Saat kita sehat, kita bisa melakukan banyak hal produktif. Seperti bekerja, berkenalan dengan klien baru, atau bersosialisasi dengan calon konsumen kita atau bekerja penuh untuk mencapai target.

Coba bandingkan dengan saat sakit. Waktu hanya akan habis di kamar dan di atas tempat tidur.

 

2. Biaya Perawatan vs Biaya Turun Mesin

Ada alasannya kenapa bengkel mobil atau motor mewanti-wanti kita untuk rutin mengecek kondisi kendaraan. Pertama, agar bengkel bisa lebih awal mendeteksi ‘penyakit’ di kendaraan kita dan mencegah ‘penyakit’ tersebut berimbas pada bagian lain di kendaraan kita. Kedua, karena biaya untuk perawatan atau mengganti spare part lebih murah ketimbang harus mengganti keseluruhan part kendaraan yang sudah rusak akibat tak pernah dicek.

Hal ini juga berlaku di tubuh kita. Menjaga kesehatan seperti menerapkan pola hidup dan konsumsi makanan sehat jauh lebih murah ketimbang harus membayar biaya kamar di rumah sakit atau biaya operasi besar.

 

3. Asuransi Kesehatan

Ada banyak asuransi kesehatan yang bisa kita gunakan saat ini. Namun, walau kita menjadi salah satu nasabahnya, bukan berarti kita siap sakit karena biaya rumah sakit pasti ditanggung pihak asuransi.

Seandainya asuransi yang kita punya memiliki penawaran seperti ini: dana asuransi yang kita tabung tiap bulan bisa dicairkan tiap 10 tahun. Lalu, di waktu yang sama, kita tidak sakit selama rentang waktu itu. Bayangkan, berapa dana yang bisa kita terima setelah 10 tahun?

Beda hasilnya jika ternyata di tahun ke-5 atau ke-8 kita sakit. Maka, tabungan kita di asuransi sudah lebih dahulu terkuras sebelum waktu pencairan tiba. Artinya jika kita menjaga keseharan dan maha asuransi bisa bersifat sebagai sarana jaga-jaga saja.

 

4. Investasi Pendidikan

Ada alasannya kenapa kita diminta tes kesehatan dahulu saat kita mendaftar di institusi pendidikan tertentu. Karena, pihak penyedia pendidikan tidak mau nantinya tertanggung biaya kesehatan siswanya atau pun menghasilkan siswa yang sakit.

Begitu pun dengan pekerjaan. Institusi perkantoran akan lebih ketat soal kesehatan karyawannya ini agar mereka tidak rugi terus-terusan membiayai pengobatan karyawanannya.

Jadi, dengan tetap sehat, kemungkinan kita bisa mengenyam pendidikan berkualitas ataupun diterima di pekerjaan yang bergengsi makin besar.

 

5. Kebahagiaan

Semua orang hidup di dunia ini adalah untuk tujuan berbahagia. Bagaimana mungkin kita merasa bahagia saat di umur 50 tahun kita terbaring di rumah sakit dan melewatkan kesempatan menyaksikan anak-cucu kita tumbuh berkembang dan sukses sebagai keluarga besar?

Atau, bagaimana mungkin kita bisa berbahagia saat di umur 50 tahun kita menghabiskan waktu dan gaji kita seumur hidup terbaring di rumah sakit, sementara orang lain masih bisa berkeliling dunia, menikmati uang pensiun mereka?

Menjaga kesehatan memang terdengar seperti nasihat umum yang lama kelamaan basi, namun jika menilik lebih dalam, menjaga kesehatan itu sama dengan mengatur atau menjaga keuangan. Semakin sehat maka biaya untuk sakit menjadi lebih rendah. Menjadi sehat berarti hidup bahagia dan uang pun bisa dialihkan ke ranah yang lebih produktif seperti berinvestasi.