Impulsif Part 1: Godaan Promo

Kena Promosi

Suatu sore, Lana sedang jalan-jalan di mall bareng sahabatnya, Marsha. Lana meminta Marsha menemani karena ia sedang sedih setelah gagal melakukan sebuah tugas di kantornya.

“Kamu lagi mau belanja apa?” tanya Marsha.

“Hmm, nggak kok. Aku cuma mau melepas stres saja. Butuh refreshing,” jawab Lana.

Sudah hampir sejam mereka berkeliling mall tersebut, sampai akhirnya Marsha merasa capek dan harus ke toilet. “Aku tinggal sebentar, ya.”

“Oke. Nanti aku tunggu di sekitar sini, ya,” jawab Lana sambil menunjuk ke arah beberapa toko.

Marsha kemudian berjalan ke arah toilet.

Sambil menunggu Marsha selesai, Lana berkeliling mencari tempat duduk untuk mengistirahatkan kakinya. Tapi, ia malah melihat sebuah toko yang membuat penasaran. Karena penasaran, ia berjalan masuk ke toko tersebut.

Marsha berjalan keluar dari kamar kecil dan ternyata Lana tidak ada di sana. Marsha berusaha mencari Lana kesana-kemari sampai kemudian Lana berjalan keluar dari sebuah toko dengan kedua tangan yang penuh dengan tentengan belanjaan.

“Serius?!” kata Marsha terkejut tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.

“Ya, memang kelihatan banyak sih! Tapi, coba kamu lihat deh.. Mereka lagi promo, beli dua dapat tiga! Apalagi promo ini cuma dua hari!” kata Lana.

“Ya ampun, kamu impulsif banget sih, Lana!”

“Hah?!” kata Lana kaget mendengar kata Marsha sambil melihat ke arah kedua tangannya yang sibuk membawa beberapa kantong belanjaan. “Masa iya, sih?”

“Tadi kamu sendiri yang bilang, katanya cuma mau lepas stres, katanya cuma mau refreshing. Ya, kan? Kamu bilang nggak mau belanja. Tapi sekarang malah belanja barang yang nggak direncanain sebelumnya. Itu impulsif, Lana.”

Lana menyesal. “Iya, sih. Nggak tahu kenapa, tiba-tiba tadi aku ingin banget belanja cuma karena lihat ada promo itu,” kata Lana sambil menunduk. “Parah banget ya. Harusnya aku bisa nahan diri.”

Marsha cuma bisa prihatin.

 

User Rating: 5.0 (1 votes)
Sending