Ikuti Petulangan Willy, Investor Pemula

Halo! Selama 1 bulan ke depan, kami akan melakukan semacam kegiatan reality show tentang investor baru di pasar modal. Menarik bukan?

Jadi ceritanya begini… Salah satu member kami, sebut saja Willy, belum lama ini membuka rekening saham perdananya di suatu acara seminar. Congrats ya, Willy! Namun setelah membuka rekening saham, masalah pertama muncul.. Beberapa waktu lalu Willy menghubungi kami dan bertanya “saya sebaiknya beli apa?” Kami berpikir bahwa Willy pasti tidak sendirian. Pasti ada banyak investor-investor baru lainnya yang bingung harus melakukan apa setelah membuka rekening saham. Setelah melakukan diskusi, kami mengajukan request agar Willy bisa menceritakan pengalamannya setiap minggu, sejak dari nol hingga nanti (mudah-mudahan) kalau sudah percaya diri untuk invest/trading secara mandiri. Willy pun tertarik dan bersedia!

Bagaimana caranya?

Selama 1 bulan ke depan, kami akan banyak menulis mengenai investasi saham dari nol. Di dalam tulisan tersebut, akan disisipkan pengalaman dan pelajaran yang dilakukan oleh Willy. Mungkin dari menghadiri seminar, ikut kelas, pembelian pertama, keuntungannya, kerugiannya, kurang lebih begitu lah. Menarik ya… :)

Kalau kamu punya komentar atau pertanyaan yang ingin ditanyakan ke Willy, bisa mencari dia di IDX Watch dengan username Willy. Jika belum punya IDX Watch, ya download lah! Just kidding… Komentar atau pertanyaan untuk Willy bisa disampaikan melalui twitter dengan mention @ngaturduit dan menambahkan hashtag #willy.


Sebagai pembukaan, untuk sedikit memahami latar belakang, kami meminta Willy untuk menanyakan beberapa pertanyaan terkait saham ke 3 teman terdekatnya. Berikut adalah jawaban mereka dan komentar dari beberapa expert saham kami:

Q1: Pernah dengar tentang saham?

  1. Pernah.
  2. Pernah.
  3. Pernah sekilas baca di koran dan berita di TV. Investasi gitu.

Q2: Apa yang diketahui tentang saham?

  1. Saham itu Kepemilikan perusahaan yg bisa perjual belikan.
  2. Judi yang dilegal.
  3. Investasi yg keren kayaknya.

Q3: Apakah berminat untuk investasi di saham?

  1. Saya sudah berinvestasi donk. Kebetulan perusahaan tempat bekerja sudah IPO dan karyawan dapat bagian saham juga.
  2. Gak ah, itu kan judi.
  3. Mungkin kali ya. Nanti cari tahu dulu ya. Kayaknya boleh dicoba.

Dari jawaban teman-temannya, kami rasa Willy tidak berbeda jauh dengan kondisi kebanyakan orang. Jawaban teman-teman terdekatnya bagai langit dan bumi. Ada yang pro, ada yang kontra sekali. Kondisi masyarakat kita memang seperti itu. Akibatnya, kita jadi bingung siapa yang jawabannya paling benar. Berikut adalah komentar dari beberapa expert saham NgaturDuit untuk menanggapi jawaban dari teman-teman Willy:

1. @KafeInvestor (Trader Saham)

Melakukan trading di pasar modal adalah seperti melakukan bisnis. Ada unsur kalkulasi, namun tentu ada spekulasi, seperti halnya bisnis apa pun. Semakin tinggi kemampuan kita untuk melakukan perhitungan, maka persentase spekulasi semakin kecil. Jadi judi atau tidak sebenarnya tergantung pada pribadi masing-masing.

Trading di pasar modal merupakan pekerjaan/cara yang baik untuk menghasilkan uang tanpa terkendala umur pensiun. Jika sudah mahir trading saham, kita tetap bisa aktif menghasilkan uang setelah pensiun nanti.

2. Eko Endarto (Financial Planner / @KokiDuit)

Berbicara tentang saham memang merupakan jenis investasi yang masih bisa dikatakan baru di Indonesia. dibandingkan dengan perbankan yang telah ada sejak jaman sebelum kemerdekaan, pastinya dunia saham dan pasar modal bisa dikatakan masih menjadi bayi di dunia keuangan karena baru dikembangkan secara khusus di tahun 70an. Sehingga bukan menjadi hal yang aneh bila hanya sebagian saja orang yang mengerti tentang saham. Saham adalah bukti kepemilikan pada suatu perusahaan. Bila perusahaan itu adalah terbuka maka saham perusahaan terbuka adalah kepemilikan di perusahaan yang terbuka. Sesuai namanya karena kita menjadi pemilik maka risiko kita juga sama dengan pemilik lainnya yaitu akan ikut merugi bila perusahaan rugi. Tapi akan mendapat bagian untung bila perusahaan untung (dividen).

Perdagangan di pasar modal hanya terjadi bila perusahaan adalah perusahaan terbuka. Intinya sama yaitu kita memiliki perusahaan dan akan mendapatkan dividen bila perusahaan untung. Sedangkan kenaikan dan penurunan harga saham diakibatkan adanya persepsi investor atas prospek perusahaan tadi yang akan naik bila prospek bagus dan akan turun bila sebaliknya. Itulah kenapa perdagangan saham tidak sama dengan judi, karena kita melakukan analisa dan menghasilkan keputusan bahwa prospek akan bagus atau tidak. Bandingkan dengan judi yang tidak menganalisa prospek tapi menebak hasil.

User Rating: 5.0 (1 votes)
Sending