IHSG Rally Di Atas 5000 Setelah Lebaran

bull-vs-bear

Sentimen negative terdiskon: Dari segi pergerakan harga selama seminggu terakhir sebelum libur lebaran terlihat bawah sentiment negative dari krisis keuangan di Eropa dan jatuhnya bursa saham Cina serta dampaknya ke Indonesia sudah priced in atau terdiskon di pasar. Gagalnya IHSG turun lagi dibawah low 4825 selama seminggu memberikan tanda bahwa pelaku pasar mulai optimis dan menahan aksi jual sehingga IHSG diperkirakan akan menuju 4.950-5.014 versus terjerumus lagi turun ke 4.825-4.725.

Emitten konglomerat grup sebagai leading indicator reversal: Selain dari saham big cap perbankan yang mencakup 30% dari market weighting IHSG, secara teknikal leading indicator dari pasar saham yang dapat memberikan tanda pembalikan arah IHSG dapat terlihat di sector konstruksi dan emitten grup konglomerat seperti dari grup Panin dan Lippo yang menunjukan tanda reversal seperti periode Oct-Des 2014 dimana IHSG break low (false break) namun bisa break high di akhir tahun itu.

Dapatkan pilihan saham harian dan mingguan melalui aplikasi IDX Watch.

Tags: