Outlook Saham Mingguan: 16-20 Desember 2013

Natal yang kurang ceria untuk IHSG

Salahkan pada teknikal :  Walaupun pattern lower high dan lower low (titik tertinggi dan terendah yang lebih rendah dari sebelumnya) pada grafik mingguan IHSG mulai mengalami perbaikan minor berupa tidak adanya new low mingguan, namun kurangnya ada momentum positif berlanjut dalam arti penutupan diatas level 4.330 atau high seminggu sebelumnya merupakan signal teknikal bahwa yang berharap akan terjadinya aksi window dressing atau rally sebelum natal akan kecewa berat. Untuk sisa akhir tahun 2013, bila dilihat dari posisi weekly stochastic yang masih oversold menandakan kurangnya momentum untuk kenaikan cukup besar, skenario optimis hanya retest resistance lama di 4.250-4.300 (bila memang terjadi rebound) dengan potensi turun untuk test low di 4.160. 

 

Rupiah masih menentukan arah pasar: Secara teknikal dari grafik mingguan rupiah yang bermain di kisaran 12.000 selama 2 minggu menandakan bahwa pelaku pasar mulai pricing ini akan terjadinya kelanjutan pelemahan rupiah di 2014 nantinya. Berita terakhir bahwa grup Lippo melakukan hedge US di level 12.500 merupakan tanda bahwa kepercayaan korporasi pada mata uang rupiah untuk menguat kembali ke 11.000 dalam 3-6 bulan kedepan mulai berkurang sehingga hal ini dilihat sebagai trigger pasar bahwa outflow asing masih akan terjadi di bursa untuk beberapa pekan kedepan.

 

Stock picks and 1-week targets: (BUY BBRI, BMRI, BBNI, ASII,)

1. Bank BRI (BBRI) (2013 PE 9x, PBV 2.39x, ROE 27.38%) (BUY) (Trading target: Rp.7.450)

Entry buy (1) Rp.7.050,  Entry buy (2) Rp.6.950, Cut loss point: Rp.6.850

2. Bank Mandiri  (BMRI) (BUY) (2013 PE 10.52x, PBV 2.15x, ROE 20.38%) (Trading target: Rp.7.900)

Entry (1) Rp.7.450, Entry (2) Rp.7.250, Cut-loss point: Rp.7.150

3. Astra International (ASII) (2013 PE 14.22x, PBV 2.59x, ROE 18.21%)  (BUY) : (Trading target Rp.6.450)

Entry: (1) Rp.6.050, Entry (2) Rp.5.950, Cut loss point Rp.5.850

4. Bank BNI (BBNI)  (2013 PE 8.35x, PBV 1.59x, ROE 19.06%) (BUY) : (Trading target Rp.4.050)

Entry: (1) Rp.3.700, Entry (2) Rp.3.550, Cut loss point Rp.3.475

 

Disclaimer: Investasi di pasar modal adalah hal yang beresiko dan dapat mengakibatkan kerugian material. Tulisan ini hanya  bertujuan hanya sekedar memberikan informasi dan tidak boleh ditafsirkan sebagai ajakan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek atau instrumen keuangan lainnya. Setiap keputusan investasi yang di ambil merupakan tanggung jawab sepenuhnya investor

Yuganur Wijanarko (yuganur@hdx.co.id)
Senior Research PT. HD Capital Tbk

Untuk mendapatkan akses ke Online Trading PT. HD Capital Tbk secara gratis, login kehttp://www.ngaturduit.com dan akses menu Investasi > Trading Saham