HDX Daily – 22/02/2014

Breakout high, waspadai efek sampingan (profit taking)

 

Walaupun IHSG berhasil break high hingga diatas 4.600 namun kurangnya adanya penguatan lebih lanjut dari mata uang rupiah 11.600 yang merupakan low seminggu terakhir adalah tanda awal untuk mewaspadai adanya profit taking pelaku pasar maupun lokal.

 

Support: 4.550-4.490-4.430-4.340, Resistance: 4.650-4.750

 

 

22 FEBRUARI 2014

 

 

Stock picks: (BUY: INDF, KLBF, AISA, SMCB)

1. Indofood (INDF) (PE 2014 24x, PBV.1.6x, ROE 6.6%) (BUY) (Trading target Rp.7.250-7.350)

Formasi konsolidasi di emitten consumer holding milik grup Salim ini masih memperahankan pattern higher low sehingga potensi untuk menutup price gap atas di Rp.7.250 dan test high 7.350 cukup besar.

Entry (1) Rp.6.950, Entry, (2) Rp.6.850, Cut loss point: Rp.6.750

 

 

2. Tiga Pilar (AISA) (PE 2014 19x, PBV 2.5x, ROE 13x) (BUY) (Trading target: Rp.2.020)

Keadaan jenuh beli harian dan mingguan di emitten consumer small cap pembuat mie instan cap tiga telor ini memaksa tren naik jangka pendek dan medium term berubah ke konsolidasi, namun in hanya faktor sementara sebelum adanya breakout baru ke high di Rp.2.020.

Entry (1) Rp.1.870, Entry (2) Rp.1.830, Cut loss point: Rp.1.810

 

 

3. Kalbe Farma (KLBF) (PE 2014 37x, PBV 8.5x, ROE 22%) (BUY) (Trading target Rp.1.510)

Sesuai skenario sebelumnya emitten produsen obat ini telah rally dan mencapai target pertama di Rp.1470, namun proses pembentukan minor uptrend baru dimulai, rekomen akumulasi pada pullback koreksi minor untuk target resistance berikutnya di Rp.1.510.

Entry (1) Rp.1.430, Entry (2) Rp.1.410, Cut loss point: Rp.1.390

 

 

4. Semen Cibinong (Semen Cibinong) (PE 2014 22x, PBV 2x, ROE 10%) (BUY): (Trading Target Rp.2.425-2.475)

Breakout di emitten semen paca konsolidasi seminggu dalam batasan formasi kenaikan jangka pendek baru yang terbentuk akan mengalami profit taking minor namun rekomen akumulasi karena target resistance di Rp.2.425-2.475 masih dalam skenario berikutnya.

Entry (1) Rp.2.275 Entry (2) Rp.2.225, cut-loss point: Rp.2.175

 

Disclaimer:

Investasi di pasar modal adalah hal yang beresiko dan dapat mengakibatkan kerugian material. Tulisan ini hanya bertujuan hanya sekedar memberikan informasi dan tidak boleh ditafsirkan sebagai ajakan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek atau instrumen keuangan lainnya. Setiap keputusan investasi yang di ambil merupakan tanggung jawab sepenuhnya investor.

 

Yuganur Wijanarko (yuganur@hdx.co.id) / @papahlauren
Senior Research PT. HD Capital Tbk

 

[ Tips : Akses Online Trading Platform secara gratis dengan mengakses "menu investasi" di www.ngaturduit.com ]

Tags: