HDX Daily – 19/02/2014

Tak ada yang abadi

 

Walaupun IHSG jenuh beli (overbought) di indikator stochastic harian dan mingguan, spekulasi pelaku pasar akan membaiknya beberapa data ekonomi makro masih membuat IHSG bertahan di atas, namun kami sarankan untuk perlu waspada akan adanya koreksi nantinya terutama karena banyak saham yang sudah naik berhari-hari dengan kondisi jenuh beli, rekomen menunggu untuk masuk ke posisi buy aggresif.

 

Support: 4.490-4.430-4.340, Resistance: 4.610-4.714

19 FEBRUARI 2014

 

Stock picks: (BUY: BWPT, LSIP, ADHI, AISA)

 

1. BW plantation (BWPT) (PE 2014 41x, PBV.3.5x, ROE 13%) (BUY) (Trading target Rp.1.370)

Pattern konsolidasi berbentuk bendera turun di emitten ini merupakan proses biasa dalam recovery trend, outlook masih optimis untuk potensi breakout ke Rp.1.370 dalam kurun waktu seminggu, rekomen akumulasi secara moderat.

Entry (1) Rp.1.310, Entry, (2) Rp.1.290, Cut loss point: Rp.1.270

 

 

2. London Sumatra (LSIP) (PE 2014 22x, PBV 2x, ROE 9x) (BUY) (Trading target: Rp.2.050)

Koreksi minor untuk meredakan keadaan jenuh beli harian di emitten CPO dengan market cap terbesar kedua di sektornya dapat dilihat sebagai kesempatan akumulasi posisi untuk antisipasi upswing kembali.

Entry (1) Rp.1.920, Entry (2) Rp.1.880, Cut loss point: Rp.1.845

 

 

3. Adhikarya (ADHI) (PE 2014 10x, PBV 2.6x, ROE 26%) (BUY) (Trading target Rp.2.250)

Sebuah skenario koreksi ke price gap bawah untuk meredakan keadaan jenuh beli yang sudah lama berlangsung dalam tren kenaikan jangka pendek minor yang cukup kuat di emitten konstruksi BUMN ini akan membuka peluang untuk positioning buy bagi yang belum mengikuti rally terakhir.

Entry (1) Rp.2.025, Entry (2) Rp.1.975, Cut loss point: Rp.1.920

 

 

4. Tiga Pillar (AISA) (PE 2014 19x, PBV 2.4x, ROE 13%) (BUY): (Trading Target Rp.1.960)

Dia kali gagal untuk mencetak all time high baru dalam medium term uptrend di emitten lapis dua mie instan ini dan keadaan jenuh beli mengundang potensi koreksi minor, rekomen melakukan buy entry dengan memperhitungkan cut loss point.

Entry (1) Rp.1.850 Entry (2) Rp.1.830 cut-loss point: Rp.1.810

 

Disclaimer: Investasi di pasar modal adalah hal yang beresiko dan dapat mengakibatkan kerugian material. Tulisan ini hanya bertujuan hanya sekedar memberikan informasi dan tidak boleh ditafsirkan sebagai ajakan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek atau instrumen keuangan lainnya. Setiap keputusan investasi yang di ambil merupakan tanggung jawab sepenuhnya investor

 

Yuganur Wijanarko (yuganur@hdx.co.id)

Twitter : @papahlauren
Senior Research PT. HD Capital Tbk

 

Untuk mendapatkan akses ke Online Trading PT. HD Capital Tbk secara gratis, login ke http://www.ngaturduit.com dan akses menu Investasi > Trading Saham