HDX Daily – 1/4/2014

Misi megetes resistance 4.900 berjalan

Beberapa sentimen positif domestik seperti Maret deflasi, menguatnya rupiah dibawah 11.300 dan regional (Dow) memicu rally gap up di IHSG untuk menjalankan misi mengetest resistance atas di 4.900 yang merupakan level terakhir terlihat pada saat Jokowi Euphoria rally.

Support: 4.770-4.720, Resistance 4.900-5.050

 

 

Stock picks: (BUY: BBRI, ASII, BBNI, AISA)

 

1. Bank BRI (BBRI) (BUY) (PE 2014 11.5x, PBV 3.1x, ROE 26.9%) (Trading target Rp.10.350)

Kami melihat bahwa dividend Rp.257/saham (ex 29 april) dan funding kuat (CAR di estimasi masih 17% tahun ini) merupakan katalis pemanis lanjutan untuk melanjutkan kenaikan hingga diatas level psikologis Rp.10.350.

Entry (1) Rp.9.950, Entry, (2) Rp.9.850, Cut loss point: Rp.9.750

 

 

2. Astra International  (ASII) (PE 2014 16x, PBV 2.9x, ROE 18.5%) (BUY) (Trading target: Rp.7.950)

Pasar mulai melihat faktor kontribusi dari anak usaha CPO AALI untuk grup ASII (20%) akan meningkat di Q1 2014, akumulasi emitten consumer auto dengan market cap terbesar di IHSG ini untuk kontinuasi naik ke Rp.7.950.

Entry (1) Rp.7.600, Entry (2) Rp.7.500, Cut loss point: Rp.7.350

 

3. Bank BNI (BBNI) (PE 2014 10.5x, PBV 3.1x, ROE 26.5%) (BUY) (Trading target Rp.5.400)

Emitten big cap perbankan dengan valuasi PER 2014 10.5x. lebih menarik versus BMRI (12x) dan BBRI (11.5x) patut dilirik untuk position buying pasca breakout dari formasi konsolidasi minor untuk meneruskan uptrend medium term yang sempat tertunda.

Entry (1) Rp.5.125, Entry (2) Rp.5.025, Cut loss point: Rp.4.975

 

4. Tiga Pilar (AISA) (PE 2014 21x, PBV 2.7x, ROE 13%)(BUY): (Trading Target Rp.2.170)

Penguatan rupiah yang menurunkan harga gandum import dan maret deflasi yang menaikan daya beli masyarakat merupakan katalis positif untuk mendongrak emitten produsen mie instan lapis dua ini untuik mencetak new high lagi diatas Rp.2.170

Entry (1) Rp.2.055, Entry (2) Rp.2.045, cut-loss point: Rp.2.020

 

 

(Disclaimer on) Investasi di pasar modal adalah hal yang beresiko dan dapat mengakibatkan kerugian material. Tulisan ini hanya  bertujuan hanya sekedar memberikan informasi dan tidak boleh ditafsirkan sebagai ajakan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek atau instrumen keuangan lainnya. Setiap keputusan investasi yang di ambil merupakan tanggung jawab sepenuhnya investor.

 

Yuganur Wijanarko (yuganur@hdx.co.id) / @papahlauren
Senior Research PT. HD Capital Tbk

 

[ Tips : Akses Online Trading Platform secara gratis dengan mengakses "menu investasi" di www.ngaturduit.com ]

 

Tags: