Emas Sebagai Investasi

Sejak dulu emas dinilai sebagai benda bernilai tinggi karena memiliki sifat dan karakteristik yang unik. Sifat unik emas dibandingkan logam-logam lain bisa dilihat dari warna, kemilau, kelenturan daya tahannya terhadap korosi. Persepsi tinggi masyarakat dan riwayat emas yang tidak dimiliki sumber daya mineral lainnya membuat logam ini  diburu sejak zaman dahulu.

 

Sejarah emas di mulai pada tahun 4000 Sebelum Masehi kebudayaan yang berpusat di sebuah daerah yang sekarang  di sebut dengan Eropa Timur mulai menggunakan emas sebagai objek aksesoris dan fashion. Kemungkinan besar emas tersebut berasal dari Transylvanian Alps atau mungkin juga berasal dari di daerah pegunungan Pangaion. Pada tahun 3000 Sebelum Masehi. Sebuah peradaban di Iraq Selatan menggunakan emas untuk menciptakan perhiasan yang sangat mengagumkan dan model perhiasan dari peradaban itu masih banyak di pakai sehingga sekarang.

 

Emas tetap berkilau karena kandungannya tidak terpengaruh oleh air dan udara, yang mampu menghancurkan logam lain seperti besi. Sifat antikarat serta kemampuannya yang luar biasa sebagai penghantar listrik membuat emas cocok digunakan untuk komponen elektronik. Setiap tahun, sekitar 200 ton emas digunakan dalam produksi TV, pemutar kaset video, telepon seluler dan pembuatan 50 juta komputer. Selain itu, compact disc berkualitas tinggi juga memiliki lapisan tipis emas yang tahan lama untuk memastikan agar data bisa tersimpan aman.

 

Karena emas serbaguna, sangat bernilai dan sekaligus indah, banyak orang tidak hanya menjadikannya sebagai perhiasan tetapi juga aset investasi. Menurut World Gold Council permintaan emas untuk investasi pada kuartal 2011 naik 26% dibandingkan permintaan perhiasan yang hanya naik 7%. Terdapat tiga alasan mengapa investor melihat emas sebagai investasi saat ini yaitu: Pertama emas dianggap sebagai aset yang dapat melindungi kekayaan dari tekanan inflasi, Kedua emas dipandang sebagai aset aman (safe haven) saat situasi ekonomi tidak pasti, Ketiga emas saat ini menjelma sebagai asset class yang posisinya setara dengan aset-aset lain yang diperdagangkan di lantai bursa.

 

Kini setiap orang dapat dengan mudah berinvestasi emas dengan mekanisme transaksi yang disesuaikan dengan kebutuhannya masing-masing. Misalnya bagi seorang produsen emas yang mendapatkan order dalam jumlah besar selama beberapa bulan mendatang. Ia dapat memanfaatkan kontrak futures untuk memperkecil risiko pergerakan harga emas di masa depan, menjamin ketersediaan bahan baku dan menjaga stabilitas biaya dan harga jual produknya. Atau di lain pihak, seorang investor yang terbiasa dengan transaksi jangka pendek dapat memanfaatkan mekanisme sistem perdagangan alternatif (SPA) yang sama sekali tidak melibatkan serah terima fisik. Biaya lebih murah dan mekanisme transaksinya juga lebih mudah.

Fachmi Jaidi
Trader, Practitioners, Educator and Investment Advisor
Twitter: @fachmijaidi
Monex TCT
The City Tower Building, 29th Floor
Jl. M.H. Thamrin No. 81

Untuk mencoba virtual account, login ke http://www.ngaturduit.com dan akses menu Investasi > FX & Commodity