Darurat Banjir

Artikel ini ditulis tepat di saat Jakarta sedang semi-lumpuh karena banjir. Banyak orang yang terjebak karena macet di tengah perjalanan dan menempuh waktu perjalanan setara Jakarta menuju Sukabumi, sekitar 3,5 jam. Ini terjadi karena banyaknya jalan yang ditutup dan rute terpaksa dialihkan melalui rute lain. Lalu, dalam kondisi semi-lumpuh (yang rutin terjadi setiap tahun) ini, sudah seharusnya kita bersiap menghadapinya.

 

Pada saat musim penghujan seperti saat ini, kondisi Jakarta cenderung sulit untuk diajak berkompromi. Kondisi terburuk dapat menimpa kita kapan saja. Beberapa dari kita tinggal di lokasi yang berdekatan dengan aliran sungai utama, sehingga ketika debit airnya meningkat, membuat rumah kita terkena luapannya. Jika sudah seperti ini, tentu kita harus siap mengambil tindakan, misalnya evakuasi.

 

Kondisi seperti ini, sudah sangat sering terjadi di Jakarta. Jika bisa dibilang, Jakarta memiliki 2 musim, yaitu musim kemarau dan musim banjir. Karena sudah rutin terjadi hampir setiap tahun, maka kita harus mempersiapkan segalanya, misalnya skenario mengungsi. Jika ada keluarga yang tinggal di lokasi yang aman, kita bisa menumpang sementara. Tapi jika tidak, kita harus mencari alternatif lain. Tenda pengungsian ? Bisa. Memang tidak nyaman, tapi ada pilihan lain. Misalnya mencari hotel bertarif murah, bisa kelas melati atau budget hotel. Memang mahal, tapi setidaknya kondisinya lebih kondusif untuk tempat mengungsi kita. Apalagi jika kita memiliki anggota keluarga berusia balita. Untuk kondisi seperti ini, pastikan dana darurat sudah siap di rekening anda untuk digunakan. Bisa saja anda perlu mengungsi selama 3-4 malam. Siapkan saja untuk kondisi terburuk.

 

Selain itu, cek asuransi kesehatan yang anda miliki. Apakah bisa melindungi anda dan keluarga dengan berbagai kondisi dan situasi yang mungkin muncul akibat banjir. Di kondisi yang serba hiruk-pikuk seperti ini, segala hal bisa saja terjadi, sehingga tugas kita untuk memastikan bahwa kesehatan seluruh anggota keluarga sudah diproteksi oleh asuransi kesehatan.

 

Kebutuhan lain yang kemungkinan dapat terjadi adalah rusaknya kendaraan karena terendam banjir selama anda tinggal mengungsi. Sebaiknya segera lakukan cross-check dengan perusahaan asuransi, apakah mereka memasukkan klausul kerusakan karena banjir ke dalam layanan mereka. Jangan sampai anda harus tekor karena harus memperbaiki kendaraan dengan dana anda sendiri.
Untuk anda yang sering terkena dampak banjir, semoga artikel ini dapat membantu anda untuk mempersiapkan diri lebih baik.

 

Avian Dwiputra | @sayaAvi
COO & Senior Advisor Ardana Consulting

 

Lakukan manajemen keuangan dan investasi anda dengan mudah di http://www.ngaturduit.com