Cashflow part 2: Anggaran

Mari lanjutkan bagian ke-2 mengenai cashflow…

Dalam upaya mencapai cashflow positif, pencatatan pengeluaran saja tidak cukup. Supaya terhindar dari defisit, anda perlu menyusun anggaran. Dengan menyusun anggaran kita bisa memiliki kendali terhadap pengeluaran. Anggaran pun harus dibuat berdasarkan pos – pos pengeluaran. Dalam menata anggaran, buatlah prioritas antara kewajiban, kebutuhan dan keinginan terlebih dahulu. Membedakan keingingan dan kebutuhan sebenarnya mudah. Jika harus berpikir beberapa kali untuk membeli sesuatu, maka sudah hampir pasti itu adalah keingingan :)

 

Jika memanfaatkan fitur Anggaran di NgaturDuit.com, anda bisa mengatur pos-pos pengeluaran. Jika pengeluaran sudah mendekati atau bahkan melewati pos anggaran, maka NgaturDuit.com akan mengingatkan melalui email. Membantu bukan?

 

Berapa porsi atau nilai yang pas untuk setiap pos anggaran pengeluaran ? Tidak ada ukuran yang pas untuk semua orang. Masing – masing individu pasti mempunyai kebutuhan dan keinginan yang berbeda. Besarnya pos pengeluaran juga tergantung pada sumber pendapatan dan tanggungan keluarga. Meski begitu ada beberapa hal yang harus kita perhatikan. Jika memiliki hutang, jangan sampai lebih dari 30% pendapatan kita. Kemudian pastikan ada dana yang digunakan untuk berinvestasi minimal 10%.

 

Segala cara dapat dilakukan untuk menekan pengeluaran. Dari mulai membiasakan hidup hemat, menghilangkan sifat boros, dan berbelanja sesuai dengan kebutuhan. Ingat, pengeluaran harus diatur bukan hanya untuk menghindari defisit saja namun juga menghasilkan surplus demi tercapainya tujuan keuangan. Jadi rencanakan sejak dini, nikmati masa depan dengan selalu menyisihkan dana di hari ini.

 


Dengan hormat,

Tim NgaturDuit.com
email: contact@ngaturduit.com
twitter: @ngaturduit