Cara Mewujudkan Keinginan

keinginan

Dalam kehidupan banyak keinginan-keinginan yang tidak bisa terwujud atau belum terwujud saat ini. Kecewa pasti, tapi adakah cara agar bisa lebih mudah kita wujudkan keinginan kita? Ada, ini yang akan kita bahas di sini, tapi keinginan yang bermanfaat yah? Apa saja caranya?

  1. Daftar keinginan

Yang bisa kita buat agar keinginan kita cepat terwujud adalah buat daftar. Pertama, kita buat dulu daftar yang isinya semua keinginan kita yang ada di otak kita. Setelahnya, lihat mana, keinginan yang paling murah dan mana yang paling mahal, lalu urutkan, bisa murah ke mahal atau sebaliknya.

Misal, kita mau punya sepeda, motor, mobil, hp, laptop, dll. Maka, sambil survey di internet, kita bisa buat daftar harganya.

  1. Tetapkan anggaran dan waktu

Setelah daftar dibuat, kita lanjutkan dengan buat anggaran. Kita tahu kalau pola anggaran yang sehat, 50-30-10-10, ini berupa, biaya, utang, investasi, dan sosial. Dari pola ini, biaya dan investasi kita upayakan tidak diganggu gugat. Investasi di sini adalah untuk memenuhi kebutuhan kita dikemudian hari, mungkin punya rumah, atau jika terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan dengan pekerjaan atau usaha kita saat ini.

Kalau begitu tinggal 30% utang dan 10% sosial yang bisa kita utak-atik. Pertanyaan selanjutnya adalah, kapan kita mau memenuhi keinginan kita ini? Nah, kita harus berhati-hati menetapkannya, jangan sampai dana untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan berbenturan. Kebutuhan tetap perlu didulukan.

Maka, kita perlu lihat tagihan kita bulan ini, apakah sudah mencapai 30% atau belum? Kalau belum maka ini bisa kita manfaatkan. Tapi, jangan lupa kalau kartu kredit juga perlu dijadikan dana darurat, jadi kalau sampai kita kehabisan dana dan limit 30% kita sudah tercapai sedang kita perlu dana untuk berobat misalnya, maka kita harus lupakan dulu keinginan kita tewujud.

Bagaimana dengan 10% yang untuk sosial? Apakah bisa kita gunakan? Ini berpulang ke pribadi masing-masing, yang jelas perlu kita ingat adalah konsekuensinya, apakah dengan kita gunakan dana ini kita jadi tidak bisa bersosialisasi atau mungkin kita tidak jadi memberikan untuk orang tua atau keluarga kita? Memang ada yang memasukkan dana untuk orang tua atau keluarga ke dalam 50% biaya.

  1. Investasi

Setelah kita tentukan anggaran dan waktu, maka kita bisa manfaatkan investasi untuk mewujudkannya, jadi misal kita mau ke luar negeri 2 tahun lagi, maka dananya bisa kita simpan dulu dalam reksadana hingga 2 tahun ke depan, sehingga selain aman, juga dana kita akan lebih cepat bertambah, agar waktu kita ke luar negeri kita bisa punya biaya transportasi, penginapan dan tentu jajan…

Atau bisa juga kita manfaatkan transaksi saham, komoditas, forex atau emas. Ingat resikonya agar kita tidak batal mewujudkan keinginan kita.

  1. Fleksibel

Yang terakhir adalah fleksibilitas. Di awal kita sudah buat daftar keinginan, bahkan daftar biaya-biaya yang diperlukan untuk mewujudkannya. Dengan begitu kita bisa lebih fleksibel untuk merubah urutan belanja bila sesuatu terjadi dengan keinginan kita atau dengan keuangan kita. Misal, mungkin kita ingin punya hp baru tapi karena stok habis, mungkin kita bisa rubah jadi beli laptop. Atau, ketika mau punya mobil, ternyata kita harus keluar dari pekerjaan kita sekarang, mungkin kita bisa ganti dengan beli pc dulu agar bisa cari pekerjaan baru.

Tidak semua keinginan bisa dan perlu diwujudkan. Tapi bukan berarti kita tidak kelola keinginan ini, agar lebih mudah kita wujudkan.

Ada yang keinginannya belum terwujud? Silahkan share ke sini…

  • Anju

    Cara melunasi hutang karena gaji minim dan kerap terlambat. Salam dari Pekanbaru.

  • Wajir Ali

    Yang susah klo sudah berkeluarga banyak kepentingan akhirnya banyak pengeluaran