Cara Kaya ala Li Ka-Shing (Milyuner Hong Kong)

Artikel ini pertama saya baca beberapa minggu lalu namun telah ditulis ulang di berbagai media. Ini adalah rumus hidup kaya ala Li Ka-Shing, seorang milyuner dari Hong Kong. Saya share di NgaturDuit sebagai bahan pemikiran bagi kita yang sering anggap saran dari Financial Planner terlalu berat, yaitu membatasi pengeluaran maksimal 60% dari penghasilan dan menyisihkan minimal 10% untuk berinvestasi. Dalam nasihatnya, Li Ka-Shing menggunakan contoh penghasilan RMB 2,000 (kurang lebih Rp.4jt) per bulan. Maka untuk permudah, saya pakai Rp.4jt saja. Nasihat ini cocok bagi Anda yang masih muda dan belum memiliki banyak uang.

Jika kita memiliki penghasilan Rp.4,000,000, maka:

  1. Rp. 1,2jt (30%) untuk biaya hidup. Kurang lebih Rp.40rb per hari. Gunakan transportasi umum atau yang lebih murah. Saat masih muda, tubuh kita tidak akan bermasalah dengan makanan yang seadanya.
  2. Rp. 800rb (20%) untuk sosialisasi. Anggarkan Rp. 200rb untuk pulsa telepon. Traktir teman-teman Anda sebanyak 2x per bulan, masing-masing kurang lebih Rp.300rb. Jika dilakukan setiap bulan selama 1 tahun, lingkaran teman Anda pasti bertambah dan Anda akan mendapat reputasi sebagai orang yang dermawan. Ingat bahwa Anda harus traktir orang-orang yang memiliki pengetahuan lebih banyak, punya lebih banyak uang, atau berperan dalam membantu Anda dalam karir.
  3. Rp. 600rb (15%) untuk belajar. Sisihkan sebagian untuk beli buku dan sisanya untuk mengikuti kursus/workshop. Semakin besar pendapatan Anda, pastikan untuk menghadiri kelas-kelas yang lebih advance. Kelas tidak saja bermanfaat untuk mendapatkan ilmu, namun Anda juga bisa mendapatkan teman-teman baru yang memiliki pandangan ke depan seperti Anda.
  4. Rp. 400rb (10%) untuk berlibur ke luar negeri. Anda harus berjalan ke luar negeri minimal 1x setiap tahun. Gunakan hostel dan bepergian ala backpacker. Selain untuk menyegarkan pikiran, liburan ke luar negeri akan membuka mata Anda mengenai dunia di luar.
  5. Rp. 1jt (25%) untuk investasi. Investasi pada hal kecil. Bisa juga berbisnis hal yang kecil-kecil dulu. Beli barang grosiran dan jual secara ritel. Pengalaman yang didapatkan dari berdagang akan sangat berharga dalam hidup. Dan jika Anda rugi, ruginya masih kecil. Jika berhasil, sisihkan keuntungan untuk investasi jangka panjang agar keuangan Anda dan keluarga terjamin di masa depan.

Jika setelah hidup susah payah selama 1 tahun dan ternyata penghasilan Anda di tahun berikutnya masih Rp.4jt, Anda harus malu. Itu artinya Anda belum berkembang sebagai seorang manusia. Pergilah ke pasar dan beli tahu terkeras yang ada, lalu pukulkan ke kepala Anda karena Anda pantas menerima hukuman tersebut.

Jika penghasilan Anda sekarang Rp.6jt, itu berarti Anda masih harus bekerja lebih keras lagi. Cari pekerjaan sampingan, kalau bisa di bidang sales. Pekerjaan sales sangat sulit namun ilmu menjual sangat penting dalam hidup Anda ke depan dan ini merupakan cara tercepat untuk mempelajarinya. Di tahun kedua, penghasilan Anda idealnya Rp.10jt. Jika masih Rp.6jt, itu artinya Anda menjadi semakin miskin digerogoti inflasi.

Minimalisir pengeluaran konsumtif seperti sepatu dan pakaian. Anda bisa puas membelinya saat sudah kaya nanti. Berhematlah dan belikan hadiah untuk orang-orang tercinta Anda.

Pertahankan kelima rasio tersebut dan Anda akan mulai memiliki kelebihan uang. Ini adalah rencana untuk siklus kehidupan yang lebih baik. Kondisi tubuh Anda akan membaik seiring peningkatan asupan nutrisi dan kasih sayang. Teman bertambah dan network Anda menjadi semakin berharga.

Saat Anda miskin, berbaiklah kepada orang lain. Jangan penuh perhitungan. Saat Anda kaya, biarlah orang lain berbuat baik kepada Anda. Saat Anda miskin, jangan banyak memilih, jadilah orang yang bermanfaat bagi orang lain. Saat Anda kaya, jaga diri dan jangan mudah dimanfaatkan orang. Saat Anda miskin, Anda harus murah hati dan mudah berbagi. Saat Anda kaya, jangan terlihat boros. Pada titik tersebut, kehidupan Anda akan mencapai keseimbangan.

Teori terkenal dari Harvard: penentu nasib seseorang terletak pada apa yang dilakukannya antara pk.20.00 – 22.00. Gunakan 2 jam tersebut untuk berpikir dan terlibat dalam diskusi atau ikut kursus yang bermanfaat.

Jangan fokus pada masa lalu. Jangan pikirkan kegagalan atau kesempatan yang hilang di masa lalu. Semua orang punya kesalahan. Yang penting adalah belajar dan tidak mengulangi kesalahan tersebut. Dan dalam kondisi apa pun, jangan lupa untuk selalu tersenyum :)

Disadur dari: http://mirror.e27.co/li-ka-shing-teaches-buy-car-house-5-years/