Cara Hemat Paling Oke untuk Para Commuter

metro-768737

Hidup di kota besar membutuhkan banyak siasat. Termasuk juga membuat strategi untuk permasalahan transportasi. Bagi mereka yang jarak antara kantor dan rumahnya cukup jauh, mengatur keuangan untuk urusan transportasi akan jadi lebih penting. Asiknya, di kota besar angkutan atau alat transportasi umum biasanya cukup banyak jadi Anda bisa memilih beberapa alternatif.

Nah, banyak yang mengatakan, naik motor jauh lebih hemat ketimbang naik angkutan umum. Benarkah? Ini dia jawabannya.

1. Hitung rute tersingkat dan termurah

Dari rumah menuju kantor, pasti tidak cuma ada satu rute. Nah, sebelum memulai hari menuju kantor, atur strategi dengan tentukan rute tercepat dan termurah menuju kantor. Caranya dengan memilih rute dengan angkutan umum yang paling sedikit atau, kalaupun harus berganti-ganti angkutan umum, cari rute dengan pilihan angkutan umum termurah.

2. Bebas biaya parkir

Sekarang ini jarang ada kantor atau gedung perkantoran yang bebas biaya parkir. Kecuali Anda bekerja di perusahaan yang sudah lama berdiri dan memiliki gedung sendiri. Dan, bagi yang menggunakan angkutan pribadi, biaya parkir adalah ancaman. Dalam sebulan, kita bisa mengeluarkan uang paling kecil Rp 200.000 untuk biaya ini. Sementara dengan angkutan umum, bebas biaya parkir.

3. Pajak Kendaraan Naik

Menggunakan motor atau mobil pribadi mungkin sekilas terasa lebih hemat. Namun coba hitung lagi pengeluaran total dalam setahun. Dengan kendaraan pribadi, kita akan kena biaya perawatan tiap bulan atau tiap beberapa kilometer. Ada juga biaya pajak atau perpanjangan STNK yang per tahun ini naik 30%. Kalau kendaraan Anda belum lunas, tentunya ada pengeluaran tambahan tiap bulannya untuk cicilan kendaraan.

4. Investasi kesehatan

Lelah bermacet-macet ria selama 2 jam di jalan yang padat? Kenapa tidak kita istirahatkan badan kita dengan baca buku, tidur singkat, atau asik bercakap-cakap dengan teman seperjalanan di atas angkutan umum? Ya, hal yang tidak bisa kita lakukan saat kita mengendarai mobil, karena menyetair harus terjaga memantau kondisi jalan. Kadang harus berjibaku pula saat cuaca panas atau berhujan ria di atas motor. Kombinasi paparan polusi di kota dan tingkat stres akan membuat kesehatan pribadi jadi lebih rentan.

5. Kreatif

Tanpa kendaraan pribadi, kita ditantang untuk kreatif berhemat. Kita bisa menggunakan prinsip gotong royong khas bangsa ini. Misalnya, kita bisa ikutan komunitas Nebengers (nebengers.com) yang membuat kita bisa ikut nebeng mobil orang lain. Atau, kita juga bisa memadukan transportasi umum dengan bersepeda.

 

Setelah mengetahui kondisi yang harus dihadapi dengan menggunakan kendaraan bermotor, terutama dari sisi finansial dan kesehatan maka bisa dilihat bahwa salah satu cara jitu untuk berhemat bagi mereka yang bekerja tiap hari adalah dengan menggunakan kendaraan umum dan memperhatikan beberapa hal di atas.

Menghemat biaya pengeluaran tiap hari akan membuat Anda bisa melakukan penghematan, uangnya bisa digunakan untuk investasi. Berhhemat dan berinvestasi bisa dilakukan dari hal sehari-hari, yang penting adalah jeli serta konsisten.