BBM Naik

bbm naik

Tgl 28 Maret 2015 kemarin kita mendapat pengumuman kenaikan BBM sebesar Rp 500, padahal kita tahu baru tgl 01 Maret 2015, pemerintah menaikan BBM sebesar Rp 200. Dengan kenaikan-kenaikan ini, sudah pasti diikuti dengan kenaikan harga bahan-bahan pokok.

Banyak para ahli dan praktisi ekonomi di pemerintahan dan juga sektor swasta yang mengatakan penyebab dari kenaikan harga BBM ini lebih karena kebijakan pemerintah yang menerapkan sistem mekanisme pasar, artinya bila harga minyak dunia menguat maka otomatis harga BBM juga ikut naik. Mungkin kita jadi bertanya-tanya bagaimana korelasinya atau hubungannya? Padahal pemerintah juga sering mengatakan kalau ekonomi kita membaik.

Maka pada kesempatan kali ini, kami ingin mencoba menjelaskan bagaimana korelasi antara ekonomi global dengan ekonomi dalam negeri (lokal), sehingga kita jadi mudah memahami penyebab kenaikan harga bahan-bahan pokok ini. Kalau kita buka wikipedia indonesia, ekonomi bisa terbentuk karena kita sebagai pelaku ekonomi melakukan distribusi, produksi, dan konsumsi terhadap barang dan jasa.

Jika transaksi dilakukan di dalam negeri maka disebut ekonomi lokal, sedangkan jika dilakukan antar negara, bisa disebut ekonomi global. Pada dasarnya, ekonomi lokal dan global saling menunjang, dan ekonomi global bisa terbentuk karena ekonomi lokal, sama seperti sebuah negara bisa terbentuk karena adanya sebuah keluarga. Oleh karena saling keterkaitan inilah yang membuat, ekonomi global bisa mempengaruhi ekonomi lokal, begitu pula sebaliknya.

Sekarang kita kembali ke pokok permasalahan, yaitu harga BBM di pasar internasional meningkat, mengapa ini mempengaruhi harga-harga produk dan sembako di dalam negeri? Kita tahu, kalau sekarang harga bbm mengikuti harga pasar, artinya tidak disubsidi lagi, dan kita tahu juga kalau masyarakat kita banyak bergantung pada moda transpotasi pribadi. Saat ini bisa dilihat dengan kasat mata, kalau jumlah kendaraan pribadi lebih banyak dibanding kendaraan umum, sehingga otomatis penggunaan bbm lebih besar pada kendaraan pribadi dibanding kendaraan umum, akibatnya secara langsung atau tidak langsung, harga-harga barang atau makanan pun ikut bergantung pada harga bbm, karena transportasi untuk mengangkut barang atau makanan banyak menggunakan kendaraan pribadi (perusahaan atau perorangan) dibanding kendaraan umum, terutama bagi pedagang kecil.

Jadi karena harga minyak dunia meningkat, maka harga jual bbm di sini menjadi meningkat karena tidak ada subsidi lagi. Maka otomatis, harga barang dan makanan pun juga ikut naik. Melalui rangkaian artikel tentang penghematan anggaran, kami ingin coba sedkit mengubah mindset kita semua, untuk bisa menghemat penggunaan bbm, yang dimulai dari kita sendiri, dengan melakukan penghematan anggaran. Semoga bermanfaat.

Jika ada yang ingin sharing pengalaman dalam melakukan penghematan anggaran, bisa di share ke sini.