Asuransi Jiwa Tradisional

asuransi jiwa modern

Pada artikel sebelumnya, kita sudah membahas bahwa ada dua kategori utama Asuransi Jiwa, yaitu Tradisional dan Modern. Mari kita bahas mengenai jenis-jenis asuransi jiwa yang tradisional.

Anda ingin berkonsultasi tentang asuransi secara gratis? Silahkan lihat layanan Insurance Call Center dari NgaturDuit.com

Ada 3 jenis asuransi jiwa yang masuk dalam kategori Asuransi Tradisional, yaitu:

1. Term Life atau Asuransi Berjangka
Asuransi jiwa ini akan memberikan perlindungan dari hilangnya penghasilan seseorang jika pemegang polis meninggal dalam jangka waktu tertentu. Asuransi jiwa term life tidak memiliki nilai tunai. Uang pertanggungan atau santuan kematian akan dibayarkan selama asuransi jiwa masih berlaku.

Premi asuransi yang dibayarkan relatif rendah dan besarannya akan sama dari tahun ke tahun selama asuransi jiwa ini berlaku. Asuransi jiwa termlife terdiri atas beberapa pilihan jangka waktu 5, 10,15,dan 20 tahun.

Kelebihan asuransi term life adalah memiliki premi yang rendah dengan perlindungan maksimal. Kekurangannya adalah premi yang dibayarkan setiap tahun hangus. Karena preminya rendah, uang Anda yang bisa digunakan untuk keperluan lain menjadi lebih banyak. Jika bijak dalam mengelola duit dan berinvestasi, potensi hasil akhir yang didapatkan menjadi lebih besar.

Asuransi ini cocok bagi yang masih meniti karir dan sudah memiliki tanggungan. Sebagai contoh: Bapak X bukan perokok berusia 27 tahun ingin membeli asuransi jiwa term life (berjangka) dengan uang pertanggungan 1 Milyar. Maka bapak X setiap tahun harus membayar premi sebesar 2,7 Juta. Premi relatif rendah dan setiap tahunnya hangus.

2. Whole Life
Whole Life atau asuransi seumur hidup, merupakan asuransi jiwa yang memberikan perlindungan sampai usia 99 tahun dan memiliki nilai tunai. Nilai tunai berasal dari uang yang kita bayarkan juga (premi). Dari premi yang kita bayarkan, ada yang digunakan untuk perlindungan kita dan ada yang dikelola perusahaan asuransi jiwa sehingga ada nilai tunainya.

Kelebihan asuransi ini adalah: Jika di kemudian hari Anda tidak mampu membayar premi, maka nilai tunai dapat digunakan untuk membayar premi asuransi. Nilai Tunai juga dapat dicairkan juga  namun ada biaya yang muncul dari penarikan nilai tunai.

Nilai tunai biasanya baru akan didapatkam mulai tahun keempat karena di tiga tahun pertama premi dibayarkan semua ke perlindungan dan premi di tahun pertama asuransi ini hangus juga seperti asuransi jiwa term life. Namun setelah itu akan ada nilai tunainya yang bertambah dari tahun ke tahun. Jika menutup polis asuransi maka nilai tunai bisa diambil.

Kekurangannya tentu premi yang dibayarkan akan lebih mahal daripada term life karena ada bagian premi asuransi yang dikelola perusahaan asuransi. Kelebihannya adalah pemilik polis bisa menggunakan nilai tunai untuk membayar premi di kemudian hari, maupun untuk kebutuhan darurat.

Sebagai contoh: Bapak X bukan perokok berusia 27 tahun ingin membeli asuransi jiwa Whole Life(seumur hidup) dengan uang pertanggungan 1 Milyar. Maka bapak X setiap tahun harus membayar premi sebesar 15 Juta. Premi relatif lebih tinggi dan di 3 tahun pertama hangus, namun setelah itu akan ada nilai tunai yang bisa diambil.

3. Asuransi Endowment
Asuransi Endowment atau asuransi Dwi Guna adalah jenis asuransi yang serupa dengan asuransi Whole Life namun ada satu perbedaannya yaitu selain nilai tunai bisa ditarik, ada juga nilai tunai lain yang keluar di tahun-tahun tertentu. Ada dua nilai tunai yang didapatkan sehingga disebut Dwi Guna, yaitu untuk keperluan apa saja dan yang biasanya digunakan untuk pendidikan (saat anak masuk TK, SD, SMP, SMA dan kuliah). Tentu nilai premi yang dibayarkan lebih mahal daripada asuransi whole life dikarenakan adanya dua jenis nilai tunai.

Asuransi ini cocok untuk yang selain mendapatkan proteksi juga mendapatkan nilai tunai untuk kebutuhan darurat dan juga dana pendidikan anak.

Demikian tiga jenis asuransi jiwa yang masuk dalam kategori asuransi tradisional. Selanjutnya kita akan bahas asuransi jiwa modern, atau yang dikenal dengan Unit Link.

User Rating: 5.0 (2 votes)
Sending