Apa itu Koreksi Pasar?

Mungkin Anda beberapa kali mendengar di media berita ekonomi, baik cetak maupun elektronik, tentang yang namanya Koreksi Pasar. Tahukah definisi koreksi pasar itu apa?

Koreksi bukan lah sebuah perbaikan, seperti yang mungkin muncul di benak Anda :) Koreksi adalah penurunan harga saham, komoditas, atau indeks, YANG MENGHENTIKAN pergerakan tren ke atas.

Kenapa ada koreksi?
Saat saham meningkat terus menerus, banyak trader yang mencoba untuk beli saham sambil berharap harga masih lebih naik lagi, untuk kemudian dijual. Namun saat mereka beli, penjual saham yang sebelumnya beli di harga lebih rendah tentu berpikir untuk menjual di titik tertinggi. Trader seperti itu biasanya standby dengan jari di atas tombol “jual” hehehe.. Pada titik ini, berita buruk sekecil apa pun akan membuat semua trader tadi menekan tombol jual dan tekanan jual tersebut akan membuat harga jatuh.

Koreksi itu berapa lama?
Koreksi biasanya berlangsung maksimal 1-2 bulan dan berakhir saat harga mencapai titik oversold. Bagi yang ikut kelas saham teknikal, nanti akan kami ajarkan titik-titik ini, seperti 52 week low, MA60, MA200, misalnya.
(bagi yang ingin ikut kelas saham, cek jadwal kami: http://blog.ngaturduit.com/kelas-investasi/)

Apa bedanya koreksi dengan kondisi bear market?
(Bagi yang belum paham apa itu bearish atau bullish market, silahkan baca tulisan dari Ryan Filbert tentang Bull & Bear)
Koreksi berlangsung lebih cepat dan dengan fluktuasi yang lebih kecil. Pemain pasar sepakat mengerucutkan kembali definisinya sehingga koreksi adalah saat harga turun maksimal sebesar 10%. Jika pasar turun sampai 20% atau bahkan lebih, itu dinamakan bear market, yaitu kondisi dimana investor/trader berusaha untuk keluar dari pasar.

Apakah koreksi baik bagi pasar?
Banyak analis menganggap koreksi diperlukan untuk menjaga terhadap kenaikan harga yang terlalu cepat. Karena jika demikian, maka harga juga akan turun sangat dalam. Kenapa demikian? Misal saya beli suatu saham di harga Rp.1,000 dan dalam hitungan hari, dia naik ke Rp.1,500. Begitu ada tanda-tanda turun, saya akan jual. Kenaikan yang sudah fantastis membuat saya menunggu saja sampai harga tenang dan aman kembali sebelum masuk. Akibatnya, tidak ada yang mau beli lagi dalam waktu dekat.

Semoga penjelasan di atas cukup membantu.
Jangan lupa untuk mampir ke http://blog.ngaturduit.com/kelas-investasi/ untuk lihat jadwal kelas dan seminar investasi NgaturDuit.com :)