8 Hal Dalam Memilih Asuransi Kesehatan (1)

asuransi kesehatan

Asuransi Kesehatan adalah jenis asuransi yang memberikan jaminan uang jika seseorang menderita penyakit, baik apakah itu dirawat inap di rumah sakit ataupun rawat jalan. Asuransi ini diperuntukkan untuk semua orang dari bayi sampai orang tua karena semua orang memiliki resiko untuk sakit.

Baca: tentang Asuransi Jiwa, yang tradisional maupun modern, serta rider-rider nya

Jenis asuransi kesehatan yang ada saat ini sangat beragam, masing-masing memiliki opsi berbeda. Ada yang ditawarkan sebagai asuransi tambahan dari asuransi jiwa, ada juga yang ditawarkan secara stand alone (terpisah). Apa saja yang perlu diperhatikan dalam memilih asuransi kesehatan yang tepat untuk kebutuhan Anda? Kami telah merangkum 7 hal yang perlu dipertimbangkan sebagai berikut:

  1. Rawat Inap dan/atau Rawat Jalan. Asuransi kesehatan yang biasanya ditawarkan ke individu adalah asuransi rawat inap karena asuransi rawat jalan cukup mahal preminya. Biasanya pengobatan rawat jalan sudah ditanggung dari kantor, baik melalui asuransi ataupun model reimburse dari kantor.  Jika merasa perlu membeli asuransi kesehatan rawat jalan sendiri, perhatikan manfaat dan biaya preminya.
  2. Besaran Pertanggungan. Untuk rawat inap, kita perlu sedikit sedikit riset mencari biaya kamar di rumah sakit yang lokasinya dekat tempat aktivitas (kantor atau rumah) karena asuransi biasanya berpatokan dengan harga kamar, bukan kelas kamar. Jika ada selisih harga kamar, biasanya pasien harus membayar selisihnya. Maka itu, carilah paket asuransi yang paket manfaatnya paling cocok dengan biaya kamar yang ada.
  3. Jenis Limit Pertanggungan. Pada asuransi kesehatan ada 2 jenis limit yaitu inner limit dan outer limit. Inner limit adalah rincian-rincian dari biaya yang ditanggung seperti biaya kamar, konsultasi dokter spesialis dan sebagainya. Setiap rincian ada limit masing-masing dan biasanya hanya bisa digunakan maksimal 180 hari dalam satu tahun. Sedangkan outer limit adalah batas nilai nominal tanggungan per kejadian dan per tahun. Misalnya per kejadian maksimal 50 juta dan per tahun maksimal 300 juta.
  4. Sistem Pembayaran Pertanggungan. Ada 2 cara perusahaan asuransi melakukan pembayaran klaim, yaitu dengan cara reimburse dan cashless. Reimburse berarti kita harus membayar terlebih dahulu, baru mengajukan klaim ke perusahaan asuransi, sedangkan pada model cashless kita diberi kartu yang bisa digunakan untuk membayar perawatan tanpa harus keluar uang pribadi. Meskipun premi asuransi cashless biasanya lebih tinggi, namun tidak seberapa jika dibanding dengan manfaatnya. Oleh karena itu jika memungkinkan disarankan untuk menggunakan model cashless.

Kami akan lanjutkan nomor 5-8 hal yang harus dipertimbangkan dalam memilih asuransi kesehatan di tulisan selanjutnya.

Apakah kamu berencana punya asuransi kesehatan namun bingung bagaimana memilihnya? Atau sudah punya askes namun merasa manfaatnya tidak cukup? Jangan ragu untuk konsultasikan dengan kami secara GRATIS di Insurance Call Center!

User Rating: 5.0 (4 votes)
Sending