Jika Anda membaca tentang definisi Kaya, Anda akan ingat bahwa Kaya merupakan kondisi mental, bukan tentang barang-barang duniawi yang dimiliki. Jika belum membaca, silahkan klik di sini :)

  1. Lebih besar pasak daripada tiangMenghabiskan uang bulanan sudah jelas tidak akan membantu Anda untuk menjadi lebih kaya. Berdasarkan survei di AS, 50% orang yang memiliki pengeluaran lebih besar daripada penghasilan akan mengambil kekurangannya dari tabungan sementara 20% bergantung pada hutang, biasanya kartu kredit.
  2. Terlalu banyak hutangDi dunia yang ideal, penghasilan kita akan cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan hidup. Pada kenyataannya, sebagian besar masyarakat pernah atau akan berhutang pada suatu saat. Tugas Anda adalah menentukan pada kebutuhan apa saja yang boleh berhutang. Apakah saat membeli kendaraan, membeli tempat tinggal, atau menjalankan bisnis boleh berhutang? Setiap orang memiliki idealisme berbeda, namun pastikan bahwa nilai hutang maupun cicilan hutang tersebut masih dalam koridor kemampuan finansial kita. Jika ingin tahu apakah suatu hutang masih mampu Anda tanggung, manfaatkan kalkulator Financial Checkup, Kredit Kendaraan, Kredit Rumah, maupun Kalkulator Investasi yang ada di www.ngaturduit.com.
  3. Penghasilan Anda untuk kemarin dan hari ini. Dalam bahasa sehari-hari, istilahnya ini ‘gaji numpang lewat’. Penghasilan hanya untuk menutup hutang dan membayar kebutuhan saat ini. Padahal perlu diingat bahwa kita (mudah-mudahan) masih akan hidup lama setelah tidak bekerja. Artinya apa yang Anda hasilkan saat ini di masa produktif, harus cukup untuk masa setelah tidak bekerja. Ubahlah mindset Anda menjadi “penghasilan adalah untuk sekarang dan esok hari”.
  4. Tidak punya rencanaTanpa tujuan keuangan yang SMART (Specific, Measurable, Attainable, Relevant, Time-bound), menjadi kaya akan sulit untuk dilakukan. Bagaimana kita bisa membuat rencana jika tidak memiliki tujuan yang jelas? Membuat rencana keuangan mungkin tampak sulit, namun jika Anda mengikuti 5 langkah menjadi sukses finansial ini, Anda akan lihat bahwa ternyata tidak sulit.
  5. Telat memulaiWaktu terbaik untuk mulai berinvestasi adalah kemarin. Waktu terbaik kedua adalah hari ini. Semakin lama Anda memulai, semakin MAHAL untuk mencapai tujuan keuangan dan menjadi kaya. Tidak percaya? Lihat simulasi ini: http://blog.ngaturduit.com/kelinci-dan-kura-kura/
  6. Lebih sering mengeluhSering kami dapat keluhan “penghasilan saya kurang”, “gak punya duit untuk investasi”, “hutang saya banyak”. Jika selama ini Anda hanya mengeluh, kondisi Anda tidak akan pernah berubah! Harus dimulai segera. Einstein pernah bilang, “insanity is doing the same thing over and over again and expecting different results.”
  7. Mengharapkan keajaibanMungkin Anda berharap bahwa dalam hidup Anda kelak, akan ada suatu kejadian yang akan membawa Anda kepada kemakmuran. Baik itu mendapat pekerjaan dengan gaji sangat besar, warisan, menang undian, atau apa pun itu. Namun semua itu adalah sesuatu yang tidak pasti dan berada di luar kekuasaan Anda. Mengapa tidak melakukan hal-hal yang bisa Anda kendalikan, seperti mulai menyisihkan penghasilan Anda dan berinvestasi? Jika ternyata terjadi Anda mendapat rejeki tambahan di kemudian hari, syukuri sebab itu berarti tujuan keuangan Anda bisa tercapai lebih cepat.

Anda punya tambahan tanda-tanda tidak bisa kaya lainnya? Infokan ke kami melalui email contact@ngaturduit.com atau twitter @ngaturduit dan akan kami tambahkan ke daftar ini :)