3 Hal Penting Dalam Investasi Emas

teliti sebelum membeli 2

Jika Anda perhatikan, sejak pertama kali ditemukan emas memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Bahkan hingga saat ini, ketika segala urusan keuangan sudah bisa diakses secara virtual dan berbagai transaksi hanya mengandalkan digit dan angka-angka, emas tetap memiliki kedudukan yang baik dan masih menjadi salah satu instrumen investasi yang menguntungkan.

1. Mengapa Emas Bisa Menjadi Instrumen Investasi Pilihan dari Waktu ke Waktu?

pilihan investasi

Alasan yang menjadikan emas begitu long lasting sebagai alat investasi, adalah karena emas memiliki sejumlah karakter istimewa, seperti:

Tangible asset

Emas merupakan salah satu aset yang bersifat nyata atau tangible. Keberadaannya bisa “dipegang”, sehingga tidak memiliki counterparty risk atau ketergantungan kepada orang lain.

Bandingkan jika uang Anda diinvestasikan dalam bentuk paper asset seperti saham/obligasi. Secara fisik uang tersebut tidak ada dalam genggaman, karena Anda memercayakan pengelolaannya kepada orang lain.

Liquid

Karena sifatnya yang tangible, emas menjadi begitu liquid atau mudah dijual dan dibeli kembali. Kapan pun Anda membutuhkan dana segar, Anda bisa menjual emas tersebut. Dan hebatnya, harga jualnya relatif sama di belahan dunia mana pun.

Bandingkan dengan properti yang juga merupakan aset nyata. Apakah Anda bisa dengan mudah menjualnya ketika sedang dalam keadaan terdesak?

Zero inflation

Sejarah mencatat bahwa sejumlah mata uang di dunia pernah anjlok akibat inflasi besar-besaran. Nilai saham perusahaan naik turun seperti roller coaster, dan sebuah bisnis bisa dengan mudahnya mengalami kerugian.

Namun tidak begitu halnya dengan emas. Emas memiliki nilai yang paling stabil di antara jenis investasi lain. Hal ini terjadi karena emas berada di luar sisten perbankan. Nilainya tidak bergantung pada suku bunga, kebijakan ekonomi pemerintah, krisis, ataupun sentimen politik negara lain.

Low risk

Emas dikatakan memiliki tingkat risiko yang kecil karena konsistensi daya belinya tinggi. Ketika terjadi inflasi, nilai emas akan naik lebih tinggi. Dan ketika nilai dollar naik, harga emas juga ikut meningkat.

Sekalipun mengalami penurunan, maka harga komoditas lainnya seperti minyak, beras, dll. juga akan turun. Dan apa pun yang terjadi, emas akan tetap memiliki nilai yang sama dengan kondisi keuangan yang ada.

2. Apa Saja Metode yang Bisa Dilakukan Untuk Berinvestasi Emas

look

Investasi emas konvensional

Cara ini merupakan metode paling sederhana untuk mendapatkan keuntungan, yaitu dengan membeli emas ketika harganya sedang turun, kemudian menyimpannya dan menjualnya kembali ketika harganya naik.

Berdasarkan data statistik, harga emas mengalami kenaikan setiap tahunnya antara 15-20%. Hal ini cukup menguntungkan sebagai investasi jangka panjang, setidaknya antara 5-10 tahun.

Tabungan emas

Konsep ini pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan tabungan biasa, namun bukan uang yang disimpan, melainkan emas. Misalnya setiap bulan Anda menyimpan 1 gram emas. Maka dalam waktu 1 tahun Anda memiliki 12 gram emas.

Cara ini cukup efektif jika Anda berencana untuk membiayai sesuatu di masa depan yang nilainya terus berubah mengikuti inflasi. Seperti misalnya biaya pendidikan anak, ongkos haji, atau membeli kendaraan.

Sebagai contoh, jika Anda berencana naik haji 5 tahun ke depan, Anda bisa mengonversi biaya haji di tahun ini dengan ukuran emas.

Simulasi

Ongkos haji : Rp40.000.000,00
Harga emas/gr : Rp550.000,00

Jika dikonversikan, ongkos haji dalam emas adalah sekitar 72,72 gram. Untuk masa tabungan 5 tahun, maka per tahunnya Anda harus menabung 14,54 gram atau sekitar 1,2 gram setiap bulan.

Dengan memiliki tabungan emas, Anda tidak perlu takut menghadapi inflasi dan kenaikan ongkos haji 5 tahun ke depan, atau bahkan Anda bisa mendapatkan kelebihan uang setelah emas tersebut dijual.

Emas sebagai modal usaha

Metode lain yang bisa dipakai untuk menginvestasikan emas adalah dengan menjadikannya modal usaha. Caranya adalah dengan menggadaikan emas yang Anda miliki dan memutar uangnya untuk keperluan bisnis/usaha.

Sebagai contoh, jika Anda ingin membuka usaha catering rumahan dengan modal awal sebesar Rp8.000.000,00. Maka Anda bisa memulainya dengan membeli emas sebesar 20 gram (misalnya harganya Rp550.000,00/gr. maka totalnya adalah Rp11.000.000,00).

Kemudian gadaikan emas tersebut untuk mendapatkan dana cair (biasanya hanya bisa diperoleh sekitar 80%) dan jadikan dana tersebut sebagai modal usaha. Selanjutnya jalankan usaha Anda dan gunakan keuntungannya untuk membayar cicilan gadaian hingga tertebus.

Dengan cara ini Anda akan mendapatkan 2 keuntungan secara bersamaan, yaitu usaha Anda bisa berjalan dan Anda tetap memiliki aset yang nilainya terus meningkat.

3. Yang Sebaiknya Dihindari dalam Berinvestasi Emas

menghindar

Walaupun kecil, bukan berarti investasi emas tidak memiliki risiko. Ada beberapa hal yang sebaiknya Anda hindari saat berencana menginvestasikan uang Anda dalam bentuk emas, sebagai berikut:

  • Hindari membeli emas dalam bentuk perhiasan karena nilai investasinya kurang optimal. Saat membeli perhiasan, toko emas tidak hanya menghitung kadar dan beratnya saja, namun juga mengenakan biaya pembuatan berdasarkan tingkat kerumitannya.
  • Jangan pernah berinvestasi emas tanpa menerimanya secara fisik. Walau keuntungannya menggiurkan, hal ini sangat berisiko karena rentan penipuan.
  • Sebaiknya jangan membeli emas dengan cara berutang—termasuk dalam bentuk arisan—karena bisa membuat Anda terikat. Jika Anda mengalami kesulitan pembayaran, maka bisa jadi Anda akan terjerat dalam lingkaran utang baru untuk membayar cicilan tersebut.
  • Hindari membeli emas berukuran besar. Belilah emas dengan ukuran yang bervariasi, mulai dari yang kecil, sedang, dan besar. Memang emas dengan berat besar harganya lebih murah, namun kurang likuid (sulit dijual) dibandingkan dengan emas berukuran 5 gram atau 10 gram. Hal ini akan sangat membantu nanti ketika Anda membutuhkan dana tunai.

Demikian sedikit ulasan mengenai investasi emas. Semoga bisa membuka wawasan dan memberikan pandangan dalam memilih investasi terbaik bagi Anda. Selamat berinvestasi!