Kartu Kredit untuk ‘Gaya Hidup’ atau ‘Hidup Gaya’?

(Artiket ini pernah dimuat di Majalah MIX 2004 dan Tempo Interaktif Februari 2011)   Kartu Kredit sudah menjadi bagian dari alat pembayaran yang penting, dan merupakan isi dompet yang tidak boleh tertinggal.  Apalagi saat ini sudah banyak kemudah...
(Artiket ini pernah dimuat di Majalah MIX 2004 dan Tempo Interaktif Februari 2011)   Kartu Kredit sudah menjadi bagian dari alat pembayaran yang penting, dan merupakan isi dompet yang tidak boleh tertinggal.  Apalagi saat ini sudah banyak kemudahan untuk mendapatkan Kartu Kredit.  Dengan proses yang cepat dan mudah, seseorang dapat memiliki beberapa Kartu Kredit.  Ada yang merasa, semakin banyak Kartu Kredit, semakin gaya. Apalagi proses pembayaran transaksi perdagangan saat ini sudah semakin canggih. Untuk melakukan berbagai transaksi kita tidak lagi harus membutuhkan uang tunai, ini disebut dengan istilah “Cashless Society” atau “masyarakat tanpa uang tunai”. Alternatif pembayaran dan transaksi keuangan selain uang tunai semakin dirasa kemudahan dan manfaatnya; mulai dari cek, giro, kartu kredit bahkan sampai pada perintah pembayaran melalui media elektronik (ATM, e-banking dan m-banking) dan dengan telekomunikasi yaitu tele-banking. Banyak orang yang menggunakan kartu kredit sebagai media pembayaran dari berbagai transaksi yang mereka buat. Lalu tanpa terasa ada [Continue Reading]

About Lisa Soemarto

CEO IARFC Indonesia